Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Mei 2018 | 11:22 WIB
 

Kucuran Kredit KUR Capai Rp69,7 T

Oleh : M Fadil Djailani | Minggu, 29 Oktober 2017 | 08:48 WIB
Kucuran Kredit KUR Capai Rp69,7 T
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah mencatat sudah mengucurkan sedikitnya Rp69,7 triliun dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai September 2017 dari target Rp106,6 triliun sepanjang tahun ini.

"Untuk tiga kuartal ini masuk akal (capaian tersebut)," kata Darmin di Kantornya, Jakarta Jumat (27/10/2017).

Darmin bilang selama sembilan bulan tersebut jumlah debitur yang menerima KUR mencapai 3.098.515 nasabah, dengan kredit macet (NPL) dari penyaluran pinjaman tersebut hanya sebesar 0,014%

"NPL itu 0,014% itu rendah sampai September. Tapi itu belum diverifikasi dengan sistem, seperti laporan bank serta sistem TI yang dibangun khusus untuk KUR. Itu nanti ikut menentukan hasilnya," ujar Darmin.

Ia menambahkan realisasi penyaluran KUR tersebut sudah sesuai dengan keinginan pemerintah yakni untuk sektor produksi.

"Sekarang sudah 43% ke sektor produksi, sektor perdagangan sudah tinggal 55%. Penyaluran ke sektor perdagangan ini sudah turun jauh dari yang tadinya 70% an," ujarnya.

Darmin menargetkan penyaluran KUR ke sektor produksi seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi dan jasa produksi pada 2018 bisa mencapai 50% dari target total penyaluran sebesar Rp120 triliun.

Dari realisasi penyaluran KUR pada 2017, sebanyak Rp49,46 triliun atau 71% disalurkan kepada KUR Mikro, sebanyak Rp19,9 triliun atau 28,6% kepada KUR Ritel dan sebesar Rp230 miliar atau 0,33% untuk KUR penempatan TKI.

Perbankan yang menjadi penyalur KUR tertinggi adalah BRI sebesar Rp52,19 triliun, Bank Mandiri sebesar Rp9,1 triliun, BNI sebesar Rp5,4 triliun, Bank Pembangunan Daerah sebesar Rp5,2 triliun dan Bank Umum Swasta sebesar Rp4,9 triliun. [hid]

Komentar

 
x