Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 April 2018 | 04:19 WIB
 

SKK Migas Hemat Rp550 M dengan Kontrak Ini

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 8 November 2017 | 15:00 WIB
SKK Migas Hemat Rp550 M dengan Kontrak Ini
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menginisiasi kesepakatan strategis (strategic agreement) dengan Solar Turbines International Company.

Adanya kerja sama ini disinyalir dapat menghemat US$40,67 juta atau Rp550 miliar yang diperoleh dari diskon pembelian dan perawatan yang sama untuk seluruh kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) yang ada di Indonesia.

"Tidak hanya untuk mendapatkan efisiensi biaya, yang paling penting kerja sama ini akan meningkatkan kapasitas nasional," kata Amien Sunaryadi, Kepala SKK Migas di Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Dia menjelaskan, SKK Migas mendorong Solar Turbines untuk membuat road map investasi di Indonesia untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia (SDM), membangun fasilitas manufaktur, serta menjadikan Indonesia sebagai pusat pasar Solar Turbines di Asia Pasifik.

"Mereka telah menyatakan komitmennya terhadap hal tersebut untuk meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri Indonesia," kata dia.

Di Indonesia, ditemukan beberapa merk turbomachinery, yang meliputi turbin dan/atau peralatan dengan penggerak utama turbin, seperti yang terdapat pada kompresor dan pompa.

Saat ini, Solar Turbines menjadi peralatan turbomachinery terbesar yang digunakan di Indonesia dengan persentase mencapai 81%. Solar Turbines juga bertanggung jawab atas pengelolaan suku cadang terhadap penggunaan mesin-mesin yang ada di Indonesia.

Deputi Pengendalian Pengadaan, SKK Migas, Djoko Siswanto menjelaskan, melihat jumlah yang cukup signifikan ini, SKK Migas merasa perlu membuat kesepakatan strategis.

Selain efisiensi biaya dan peningkatan kapasitas nasional, kesepakatan ini dapat meningkatkan kehandalan operasi dan menjamin dukungan layanan purna jual.

"Harapannya, penghentian operasi yang tidak direncanakan (unplanned shutdown) dapat diminimalisir," kata dia. [hid]

Komentar

 
x