Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 12:48 WIB

SKK Migas Ungkap Dilema Solar Turbin

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 8 November 2017 | 16:05 WIB
SKK Migas Ungkap Dilema Solar Turbin
Deputi Pengendalian Pengadaan, SKK Migas, Djoko Siswanto - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Deputi Pengendalian Pengadaan, SKK Migas, Djoko Siswanto menuturkan, Solar Turbines menjadi peralatan turbomachinery terbesar yang digunakan di Indonesia dengan persentase mencapai 81%.

Namun kerap kali ditemukan permasalahan di lapangan antara kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dan Solar Turbines di Indonesia. Direktur Utama PT Indoturbines, Deny B. Kurnianto selaku agen tunggal Solar Turbines di Indonesia mengakui kerap terjadi perbedaan diskon dalam pembelian solar turbin.

Deny mengatakan besaran diskon sangat beragam tergantung dari jumlah pembelian yang dilakukan oleh masing-masing KKKS. Makin besar pembelian yang dilakukan, makin besar pula diskon yang dapat diberikan. "Adanya kesepakatan ini, diskon yang diberikan sama untuk seluruh Kontraktor KKS," kata dia di Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Selain mengenai besaran diskon, kerap kali ditemukan adanya pemesanan inventori dari masing-masing Kontraktor KKS yang sering memunculkan tambahan biaya logistik dan pergudangan, serta fungsi peralatan menjadi kurang maksimum disebabkan karena waktu tunggu suku cadang yang cukup memakan waktu.

Tidak hanya itu, salah satu hal yang kerap menghambat proses pemeliharaan turbomachineries ini karena kegiatan overhaul dan pemeliharaan untuk tipe-tipe mesin tertentu masih harus dilakukan di kantor pusat Solar Turbines di Amerika Serikat. "Belum ada training center untuk produk Solar Turbines ini di Indonesia," jelas Erwin Suryadi, Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa, SKK Migas.

Untuk itulah, SKK Migas menandatangani kesepakatan dengan Solar Turbines Internasional Company guna menciptakan efisiensi biaya dan kecepatan pengambilan keputusan guna menjaga produksi migas Indonesia. [hid]

Komentar

x