Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 22:50 WIB

Peluang Properti Dibalik Sinergi BUMN & Swasta

Kamis, 30 November 2017 | 20:36 WIB

Berita Terkait

Peluang Properti Dibalik Sinergi BUMN & Swasta
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Di era Joko Widodo, seluruh BUMN diminta semakin efisien guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini bisa dicapai dengan meningkatkan sinergi antar sesama BUMN atau dengan pihak swasta mengingat peluang untuk mewujudkan cita-cita negeri ini bisa tercapai.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono mengatakan, di sektor properti ada tiga peluang besar yang bisa ditangkap dari sinergi BUMN dengan swasta.

Pertama, kata Maryono, besarnya backlog kebutuhan rumah di Indonesia yakni mencapai 11,4 juta rumah. "Kedua, adanya pembangunan infrastruktur, itu memberikan dorongan adanya kota-kota baru di sekitar, sehingga kalau backlog 11,4 juta itu bisa nambah lagi," ujar Maryono saat Bincang-Bincang Peluang Tantangan dan Masa Depan Sinergi BUMN-Swasta, dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Ketiga, lanjut Maryono, adalah adanya suatu pertumbuhan demografi di mana distribusi penduduk Indonesia nanti 60%-nya adalah usia produktif. Berbanding terbalik dengan negara maju, di mana yang paling banyak adalah para lanjut usia ketimbang usia produktif.

"Artinya apa? Artinya bahwa potensi daya beli untuk beli rumah meningkat. Kalau dulu misalnya orang yang bisa beli dari 10 orang yang bisa beli dua orang, ini akan menjadi lima orang dari 10 orang. Ini akan menjadi suatu potensi demand luar biasa untuk perumahan," jelas dia.

Untuk memenuhi atau menangkap peluang tersebut, pihaknya tidak bisa bekerja sendirian. Misalnya dalam menyediakan pembiayaan, BTN bekerja sama dengan pengembang swasta maupun pengembang BUMN untuk menciptakan pengembang pemula demi mempercepat kebutuhan itu tersebut.

"Tapi memang ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah bagaimana caranya agar sinergi BUMN dan swasta bisa lebih efisien dan cepat. Jadi tantangannya bagaimana kita mengajak semua elemen untuk sinergi, selama ini di BTN sudah terjadi," pungkas Maryono. [ipe]

Komentar

x