Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 25 April 2018 | 11:52 WIB
 

Di Bandung, Jokowi Bagi 10 Ribu Sertifikat Tanah

Oleh : - | Senin, 4 Desember 2017 | 20:10 WIB
Di Bandung, Jokowi Bagi 10 Ribu Sertifikat Tanah
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Bandung -Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dampingi Presiden Joko Widodo membagikan 10 ribu sertifikat tanah di Kabupaten Bandung, di Bale Rame Sabilulungan, Desa Pamekaran, Soreang, Senin (4/12/2017).
"Ini (sertifikat) adalah tanda atas hak tanah yang kita miliki, kalau sudah pegang sertifikat ini enak semuanya," kata Jokowi.
Di Kabupaten Bandung, total terdapat 1,6 Juta bidang tanah tetapi yang bersertifikat, saat ini, baru 400 ribu bidang tanah. Presiden Jokowi menargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Bandung tersertifikasi semuanya maksimal 2025. "Berarti disini ada 1,2 Juta bidang tanah yang belum tersertifikasi, pada 2025 di sini harus rampung semuanya," ujar Jokowi
Selama 2017, sebanyak 5 Juta sertifikat tanah telah dikeluarkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) melalui Badan Pertanahan Nasional. Angka tersebut ditargetkan naik menjadi 7 juta sertifikat tanah dikeluarkan di 2018, dan 9 Juta di 2019.
"Saya sudah perintahkan Menteri ATR tahun depan 7 Juta sertifikat harus keluar, tahun depannya lagi 9 Juta, bagaimanapun rakyat harus dilayani, harus pegang sertifikat," kata Jokowi.
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, menuturkan, penyerahan sertifikat tanah untuk masyarakat di Kabupaten Bandung ini merupakan lokasi ke 47 sejak pertama kali sertifikat diserahkan Presiden Jokowi pada 10 Oktober 2016 di DI Yogkakarta. "Jumlah sertifikat yang sudah diserahkan Presiden sampai saat ini sebanyak 206.016 bidang," tuturnya.
Sofyan merincikan di Kabupaten Bandung perkiraan jumlah bidang tanah eksisiting saat ini mencapai 1.633.015. Sementara bidang tanah yang sudah terdaftar sebanyak 395.667 (24,23%) dan yang belum terdaftar sebanyak 1.237.348 (75,77%). Realisasi penerbitan sertifikat tanah sampai saat ini sudah mencapai 15.593 bidang tanah dari target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2017 sebanyak 16.000.
Sementara, jumlah bidang tanah di seluruh Jawa Barat mencapai 19.852.152. Bidang tanah yang sudah terdaftar mencapai 6.527.635 (32,88%). Sisanya sebanyak 13.324.517 (67,12%) bidang tanah belum terdaftar. "Target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Jabar tahun 2017 ini yaitu 594.500 dan realisasi penerbitan sertifikat sampai saat ini sudah mencapai 311.791," ujar Sofyan Djalil.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam kesempatan itu mengungkapkan, semakin banyaknya dikeluarkan sertifikat hak atas tanah akan berpengaruh terhadap kepastian hukum atas aset tanah baik bagi masyarakat, pemerintah dan dunia usaha. Sebaliknya tanah yang belum terlegalisasi akan rentan terhadap terjadinya sengketa dan konflik tanah.
"Ini dalam rangka tertib administrasi pertanahan dan jaminan kepastian hukum hak atas tanah," ungkap Aher.
Aher berharap, pasca penerbitan sertifikat ada koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk industri jasa keuangan dalam program pemberdayaan masyarakat untuk memberikan pembinaan dan fasilitasi kepada penerima sertifikat.
"Terima kasih kepada jajaran Kanwil BPN dan kantor BPN Kabupaten/ Kota yang telah melakukan percepatan pensertifikasian tanah melalui program strategis nasional ini di Jawa Barat," kata Aher. [ipe]

Komentar

 
x