Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 20:00 WIB
 

Menkeu: Instrumen Fiskal Kurangi Kemiskinan

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 9 Januari 2018 | 14:42 WIB
Menkeu: Instrumen Fiskal Kurangi Kemiskinan
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut kesempatan mengurangi kemiskinan antar daerah saat ini masih belum seimbang.

"Jadi, ada uangnya, tapi kemudian uangnya tidak menjadi sesuatu. Ini berarti uang only one thing, tapi capacity untuk spend, planning, executing dan accountability menjadi sangat penting," kata Menkeu, Sri Mulyani dalam keterangan resmi, Selasa (9/1/2017).

Sementara itu, untuk kinerja APBN 2017 dinilai sangat baik dilihat dari sisi pendapatan maupun pembiayaan defisit yang lebih kecil dan keseimbangan primernya juga makin baik.

Penyerapan dan belanja negara juga makin baik dari sisi pegawai dan makin lebih efisien. Namun belanja barang dan modal serta bantuan sosial makin tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen fiskal dipakai untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan dan juga untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.

"Kami meminta Kementerian/Lembaga untuk makin mampu menggunakan APBN sebagai katalis tapi tidak menggunakan seluruhnya. Mereka bisa bekerja sama dengan swasta seperti untuk proyek LRT. APBN hanya mengeluarkan Rp9 triliun tapi kita bisa belanja sebanyak Rp30 triliun itu karena adanya konsorsium," katanya.

"Jadi, berbagai pola yang seperti itu yang bisa melaksanakan dalam pembangunan kita tanpa mengcompromise kesehatan APBN kita dan akan tetap kita jaga governancenya," tambahnya. [hid]

Komentar

 
x