Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Februari 2018 | 05:41 WIB
 

Susi Tenggelamkan Kapal untuk Selamatkan Ikan

Oleh : - | Kamis, 11 Januari 2018 | 17:54 WIB
Susi Tenggelamkan Kapal untuk Selamatkan Ikan
Menteri Susi Pudjiastuti - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sjarief Widjaja, mengatakan, penenggelaman kapal pencuri ikan (illegal fishing) justru menyelamatkan ikan Indonesia. Stok ikan nasional tercukupi.
"Dampak dari perginya kapal-kapal asing stok ikan mengalami peningkatan dari 6,5 juta ton (pada 2011) menjadi 9,9 juta ton," kata Sjarief di Jakarta, Kamis (11/1/2018).
Angka ini dihitung dari aktivitas stock assesment sepanjang 2016 dengan cakupan 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan. Berdasarkan hasil itu, KKP yang dipimpin Susi Pudjiastuti mengeluarkan Kepmen KP Nomor 47/KEPMEN-KP/2016 tentang Estimasi Potensi, jumlah tangkapan yang diperbolehkan dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di WPP NRI dengan estimasi potensi 9,9 juta ton.
Menurut Sjarief, peningkatan stok ikan ini mendorong optimisme nelayan untuk melaut. KKP sendiri telah melengkapi dengan semua sarana dan prasarana pelabuhan agar nelayan bisa beroperasi lebih baik.
Dia juga menyoroti peran BUMN bidang perikanan seperti Perindo dan Perinus yang saat ini sudah semakin sentral. Pada 10 Januari 2018, Presiden Joko Widodo menyebut, kebijakan penenggelaman kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia adalah upaya penegakan hukum.
"Kita tidak main-main dengan illegal fishing, terhadap pencurian ikan tidak main main. Oleh sebab itu yang paling seram ya ditenggelamkan," ujar Jokowi sembari menyatakan langkah itu demi memberikan efek jera bagi pelanggar hukum perikanan tangkap.
Sebaliknya, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan, tahun ini, tidak ada lagi penenggelaman kapal karena pemerintah ingin fokus meningkatkan produksi ikan. [tar]

Komentar

 
x