Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Februari 2018 | 20:04 WIB
 

Gaduh Data Beras, BPS Sebut Wewenangnya Kementan

Oleh : - | Senin, 15 Januari 2018 | 14:30 WIB
Gaduh Data Beras, BPS Sebut Wewenangnya Kementan
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, wewenang mempublikasikan data produksi beras berada di Kementerian Pertanian (Kementan), selalu kementerian sektoral yang menangani komoditas tersebut.

"Memang kewenangannya dari Kementerian Pertanian. BPS sampai sekarang belum mengeluarkan lagi data produksi beras," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti usai konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Yunita menegaskan, BPS tidak lagi mengeluarkan data produksi beras, melainkan hanya data berupa ekspor dan impor beras.

Pandangan senada, Direktur Statistik Distribusi Anggoro Dwitjahyono, menjelaskan, memang data produksi beras tidak lagi dipublikasikan BPS. Yang terakhir dipublikasika di situs resmi BPS hanya sampai 2015. "Sampai dengan tahun tertentu ada di web kami," kata Anggoro.

Menurut Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), M Syarkawi Rauf, rendahnya kredibilitas data produksi beras yang dipublikasikan BPS dan Kementerian Pertanian, menjadi satu dari tiga penyebab kenaikan harga beras yang diikuti kelangkaan pasokan.

Sementara itu, penyebab lainnya dipicu oleh sistem distribusi beras yang buruk karena terlalu panjang sehingga rawan aksi spekulasi. Penyebab ketiga adalah peran Bulog yang belum optimal menopang pasokan beras nasional melalui ooerasi pasar beras.

Oleh karena itu, kata Syarkawi, KPPU menyarankan agar dilakukan audit data produksi beras di BPS dan Kementan, melibatkan perguruan tinggi sehingga tidak terus menerus menjadi sumber perdebatan. [tar]

Komentar

 
x