Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Februari 2018 | 20:06 WIB
 

Ketika Hanif Tinjau Double Track Terpanjang Se-RI

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 17 Januari 2018 | 04:29 WIB
Ketika Hanif Tinjau Double Track Terpanjang Se-RI
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri meninjau proyek pembangunan terowongan kereta api di Notog, Jawa Tengah, Selasa (15/1/2018).

Proyek ini merupakan perlintasan double track pertama dan terpanjang di Indonesia yang menembus perbukitan Gunung Gamping sejauh 473 meter dan menghubungkan Purwokerto dan Kroya.

Adapun, proyek pembangunan Terowongan Notog BH 1440 berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan dilaksanakan Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah Kegiatan Pembangunan Jalur Ganda Cirebon-Kroya, dengan Konsultan Supervisi PT Indra Karya (Persero) dan Kontraktor Pelaksana PT PP (Persero) Tbk. Proyek ini sendiri didanai dengan pembiayaan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dikelola Kementerian Keuangan.

Dalam kunjungan ini, Hanif menyampaikan, salah satu penguat daya saing adalah pemerataan infrastruktur sehingga dapat meningkatkan aksesbilitas dan konektivitas antar daerah di Indonesia.

"Dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur maka kebutuhan anggaran logistik akan semakin murah dengan waktu yang juga akan lebih singkat sehingga berdampak pada meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat secara tidak lansung," kata Hanif dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Pembangunan infrastruktur yang tengah berkembang tidak terlepas dari aspek ketenagakerjaan yang juga perlu semakin diperhatikan, seperti norma-norma ketenagakerjaan, aspek kesehatan, juga aspek keselamatan kerja di lapangan.

"Seluruh perusahaan, baik pemerintah maupun swasta harus benar-benar memastikan perihal norma K3 dan ketenagakerjaan. Ke depannya baik perusahaan maupun pekerja itu sendiri harus terus mengedepankan aspek keselamatan agar segala pelaksanaan dalam pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan minim dari resiko," ujar Hanif.

Komisaris Utama PTPP (Persero) Tbk, Andi Gani menambahkan, PTPP akan bekerja secara maksimal hingga proyek ini dapat selesai sesuai target yakni di akhir tahun 2018 dengan terus mengedepankan aspek keselamatan, K3 dan ketenagakerjaan.

"Proyek ini juga dikerjakan sepenuhnya oleh putra dan putri Indonesia ini mengacu pada standar serta UU dari Kementerian Ketenagakerjaan, sehingga proyek ini diharapkan dapat selesai dengan standar pencapaian mutu dan target zero accident," tambahnya.

Selain Hanif dan Andi Gani, hadir pula Direktur Infrastruktur PT PP (Persero) Tbk, M Toha Fauzi, Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Popik Montanasyah dan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa bagian Tengah, Yuwono. [ipe]

Komentar

 
x