Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 04:06 WIB

Bea Cukai Mataram Musnahkan Sirip Hiu & Kuda Laut

Oleh : - | Rabu, 17 Januari 2018 | 16:27 WIB
Bea Cukai Mataram Musnahkan Sirip Hiu & Kuda Laut
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Mataram - Bea Cukai Mataram bersama Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kelas II Mataram melakukan pemusnahan Media Pembawa Hama Penyakit Ikan Karantina.

Tercatat 71 lembar sirip ikan hiu, 144 ekor kuda laut, 11 lembar kulit ikan pari, 131 lembar gelembung renang ikan, dan 9 ekor teripang (keseluruhannya dalam bentuk kering) dimusnahkan dengan cara dibakar, Rabu (10/1/2018) di halaman Kantor BKIPM Kelas II Mataram. Barang tersebut merupakan hasil tegahan Bea Cukai Mataram bekerjasama dengan BKIPM Mataram di Terminal Keberangkatan Internasional Lombok International Airport pada 13 Desember 2017.

Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, M Budi Iswantoro, mengungkapkan, tegahan tersebut bermula dari informasi intelijen yang diterima petugas Bea Cukai Mataram di Lombok International Airport, kemudian ditindaklanjuti dengan x-ray scanning atas seluruh bagasi keberangkatan internasional.

"Petugas mecurigai sebuah koper dan kardus yang setelah dibuka dengan disaksikan pemilik barang, petugas Bea Cukai Mataram, petugas BKIPM Mataram dan pihak groundhandling kedapatan berisi hasil kelautan dan perikanan sebagaimana tersebut di atas," ujar Budi.

Sebagian hasil kelautan dan perikanan tersebut termasuk hewan dilindungi (CITES Appendix II) yang merupakan komoditi larangan pembatasan ekspor. Dalam pemanfaatannya selain harus memenuhi persyaratan karantina ikan juga wajib memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan (izin, kuota dan SATS-LN dari KSDA).

Upaya pengeluaran hasil kelautan dan perikanan ini tidak dilengkapi dokumen ekspor berikut dokumen pelengkapnya sehingga melanggar UU No. 17 tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan, UU No. 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, dan Tumbuhan dan UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya.

Kepala Balai KIPM Mataram menyampaikan bahwa karena pemilik barang tidak dapat melengkapi dokumen karantina maupun dokumen persyaratan lainnya sampai batas waktu yang ditentukan sehingga dilakukan pemusnahan barang bukti. Jumlah kerugian negara yang diselamatkan pada kasus ini diperkirakan sebesar Rp189.927.000. [*]

Komentar

x