Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 10:59 WIB
 

Budi Sindir Truk Biang Kerok Rute Jakarta-Bandung

Oleh : - | Senin, 22 Januari 2018 | 02:09 WIB
Budi Sindir Truk Biang Kerok Rute Jakarta-Bandung
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Cikarang - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menilai, jalur Jakarta-Bandung, saat ini, tak nyaman bagi pengendara. Lantaran banyaknya truk yang melebihi muatan. Alhasil waktu tempuhnya di atas 5 jam.

"Jalur itu sudah mengkesampingkan rasa aman dan nyaman sehingga perlu dikeluarkan aturan agar truk bermuatan lebih tidak lagi melintas," kata Budi di Cikarang, Jawa Barat, Minggu (21/1/2018).

Hal tersebut disampaikan Budi usai rapat koordonasi dengan Jasa Marga, Kakorlantas, serta Dinas Perhubungan Jawa Barat membahas truk bermuatan lebih.

Kata Budi, akibat maraknya truk muatan berlebih, kecepatan kelancaran lalu lintas menjadi berkurang. Selain itu, akibat truk bermuatan lebih meicu rusaknya jalan.

Budi juga menyebut truk bermuatan lebih, acapkali mogok karena ban kempes atau as roda patah. Keadaan ini jelas-jelas mengganggu laju kendaraan di belakang.

Saat ini, kata Budi, pemilik dan supir truk, seringkali mengabaikan angkutan muatan sehingga banyak yang melakukan pelanggaran. "Tadi saja dari lima truk yang kita periksa muatannya,ternyata semuanya kelebihan muatan. Ini membuktikan bahwa pemilik dan supir truk tidak peduli dengan keselamatan dan kenyamanan di jalan raya," katanya.

Budi mengatakan, kemenhub bersama Kemenko Perekonomian, bakal duduk bersama untuk membuat regulasi pengaturan truk yang melintasi Jakarta-Bandung. "Kita akan buat regulasi yang ketat termasuk pengenaan denda seperti tilang," katanya.

Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, truk bermuatan lebih selama ini memang penyebab utama terjadinya perlambatan kecepatan di jalur Jakarta-Bandung.

Bahkan, katanya, dari 100% kecelakaan yang terjadi di jalur itu, sebanyak 63% dialami truk bermuatan lebih. Akibatnya, semua kendaraan menjadi terhambat perjalanannya yang berdampak dengan makin lamanya perjalanan Jakarta-Bandung atau sebaliknya. [tar]

Komentar

x