Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 03:54 WIB

Usul Kemendag Urus Garam, Menteri Susi Ngambek?

Selasa, 23 Januari 2018 | 06:09 WIB

Berita Terkait

Usul Kemendag Urus Garam, Menteri Susi Ngambek?
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tak sedang bercanda, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti usulkan, produksi garam di berbagai daerah menjadi tanggung jawab Kementerian Perdagangan. Lho?

Pernyataan Susi terungkap dalah rapat kerja dengan Komisi IV DPR, Jakarta, Senin (22/1/2018). "Mungkin sebaiknya pergaraman dimasukkan ke Kemendag saja," kata Susi.

Menurut Susi, hal tersebut karena KKP telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan bantuan dalam rangka membantu petani garam nasional. Namun, jerih payah tersebut tidak digubris.

Kata Susi, tata niaga garam di dalam negeri, harus diakui belum kondusif dan konstruktif. Banyak sekali konsep yang bagus, sulit dijalankan. Contohnya, jaringan transportasi dan konektivitas terkait komoditas garam, masih tergolong mahal.

Susi menginginkan, importasi garam non-industri, hanya boleh dilakukan PT Garam. Agar impor garam konsumsi tidak bisa seenaknya karena menyangkut nasib petani garam di daerah.

Pada 2017, KKP berhasil menyelesaikan pembangunan enam gudang penyimpanan garam rakyat. "Pembangunan enam gudang garam di enam lokasi telah diselesaikan," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP, Brahmantya Satyamurti Poerwadi.

Selain itu, kata Brahmantra, KKP telah melaksanakan sejumlah program prioritas 2017, termasuk pendataan garam nasional dan program Pugar (Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat) di 15 lokasi.

Informasi saja, enam gudang yang dibangun pada 2017, berlokasi di Brebes, Demak, dan Rembang (Jawa Tengah); Sampang dan Tuban (Jawa Timur); serta Kupang (NTT).

Pada 2016, gudang untuk produksi garam rakyat telah terbangun di Cirebon dan Indramayu Jawa Barat; Pati (Jateng); Pamekasan (Jatim); Bima (NTB), dan Pangkep (Sulsel). Jadi, total gudang garam rakyat mencapai 12 unit.

Gudang yang dibangun itu menggunakan Standardisasi Nasional Indonesia (SNI). Sedangkan anggaran untuk pembangunan gudang garam rakyat berkapasitan 2.000 ton sebesar Rp2 miliar.

Selain itu, enam gudang yang dibangun pada 2017 sudah mengadopsi sistem resi gudang. Selain itu, KKP telah membangun 10.385 meter jalan produksi dan tersalurkan 489 ribu meter persegi geomembran di 14 kabupaten/kota. [tar]

Komentar

x