Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 19:48 WIB
 

Keuangan Seret

Garuda 'Puasa' Beli Pesawat Hingga 2019

Oleh : Uji medianti | Rabu, 24 Januari 2018 | 03:29 WIB
Garuda 'Puasa' Beli Pesawat Hingga 2019
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Alasan efisiensi, PT Garuda Indonesia (Persero) merenegosiasi pemesanan pesawat hingga 2019. Rencananya, Garuda bakal mengalihkan cost untuk melakukan kondolidasi dan mengeduk pendapatan.

"Kita negosiasi antara boeing, airbus dan lain-lain kita bicara (kepada penjual) kita minta untuk diundur dua sampai tiga tahun. Alhamdulillah beberapa program jalan mereka setuju jadi yang harusnya datang tahun ini tahun depan bisa digeser dua hingga tahun lagi," jelas Helmi Imam Satriyono, Direktur Keuangan Garuda di Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Helmi menerangkan, sejauh ini, sebesar 90% merupakan pesawat sewa atau leasing. Tentunya, biaya leasing yang harus dibayar setiap kedatangan pesawat harus mendatangkan revenue bagi Garuda.

"Alhamdulillah respon dari mereka (leasing/penyewa) bagus. Dan ini normal dilakukan di industri airlines untuk memberikan kesempatan konsolidasi guna memperkuat kinerja," terangnya.

Selama ini, Helmi menerangkan, porsi pendapatan Garuda ditopang dari bisnis penumpang. Dia bilang memang secara ekonomi dan bisnis pihaknya optimis tahun ini perkembangannya bagus buat pasar Indonesia dengan juga memperkuat posisi di Internasional. "Pendapatan internasional juga sekarang membaik sangat signifikan membaiknya itu tren 2017 dan diharapkan berlanjut ke 2018," ujarnya.

Namun begitu, lanjutnya, ada beberapa tantangan antara lain bahan bakar minyak yang naik seiring naiknya harga minyak dunia. Akan tetapi, Garuda mempunyai policy untuk melakukan maintance hedgingnya sekitar 25% untuk biaya avtur. "Kita akan lihat trennya jadi tiap bulan kita monitor dan kemudian kita tambahkan jumlah minyaknya supaya memaintaince untuk biaya fuel," jelasnya. [ipe]

Komentar

 
x