Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 05:15 WIB

Orangnya Rini Janji Holding BUMN Migas Pasti Jadi

Oleh : Uji medianti | Rabu, 24 Januari 2018 | 04:09 WIB

Berita Terkait

Orangnya Rini Janji Holding BUMN Migas Pasti Jadi
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Deputi bidang Usaha Pertambangan, Industri Stretegis dan Media, Fajar Harry Sampurno, mengatakan, holding BUMN Migas menunggu direksi dalam RUPS PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Kamis (25/1/2018).

"RUPS itu sebenarnya persetujuan pemegang saham utk pengalihan saham pemerintah," terang Harry di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Harry menjelaskan, urutan pembentukan holding adalah melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), lalu turunan Peraturan Pemerintah (PP) tentang holdingisasi, kemudian penerbitan akte inbreng. "RUPS itu cuma menyetujui pengalihan saham dari pemerintah ke Pertamina," tegasnya.

Dia menerangkan, dalam RUPS PGN, holdingnya sudah jadi. Di mana, PGN menjadi bagian dari Pertamina pada 25 Januari mendatang. Sementara pada Maret 2018, baru menyelesaikan subholding migas yang terdiri dari Pertagas ke PGN.

"Kalau menyelesaikan Pertagas dan lain-lain itu diharapkan Maret. Kemudian, kita rencana besar untuk strategic holding Pertamina itu yang sedang digarap. Kita harapkan selesai minggu-minggu ini (PP)," jelasnya.

Harry menerangkan, RUPSLB yang akan digelar PGN pada Kamis 25 Januari mendatang akan mengikuti aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena PGN merupakan perusahaan publik.

"RPP sudah selesai di kementerian hukum dan ham, sudah kembali ke setneg, menteri BUMN sudah paraf, menkeu sudah paraf, dan ini akan dikirimkan ke Presiden. Tentunya prosesnya dari DJKN, sudah selesai dari Menkeu ke setneg," jelasnya.

Harry menambahkan, Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengharapkan semua proses tersebut bisa selesai Maret. "Ini hanya untuk gas, dari Pertagas dan sebagainya. Subholding lainnya itu nanti urusan Pertamina," terangnya. [ipe]

Komentar

x