Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:56 WIB

Rajutan Made In Bali Diminati Konsumen Singapura

Rabu, 31 Januari 2018 | 11:12 WIB

Berita Terkait

Rajutan Made In Bali Diminati Konsumen Singapura
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Denpasar - Singapura menjadi pasar ekspor terbesar produk rajutan asal Bali. Nilainya 15,53% dari total perdagangan yang mencapai US$1,18 juta selama November 2017.

"Hasil usaha skala rumah tangga itu juga diserap pasaran Amerika Serikat 11,73 persen, Australia 10,76 persen, China 8,27 persen, Jerman 5,19 persen, Thailand 2,86 persen, Jepang 1,18 persen dan Hong Kong 1,50 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Rabu (31/1/2018).

Adi mengatakan, sebanyak 42,98% produk rajutan asal Bali, menembus berbagai negara. Membuktikan bahwa rajutan Bali sangat diminati konsumen mancanegara.

Bali mengapalkan barang-barang rajutan ke pasaran luar negeri senilai US$1,18 juta selama November 2017, atau turun US$160.581 (11,96%) dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat US$1,34 juta.

Kalau dibandingkan dengan November 2016, kata Adi, terjadi penurunan US$594.664 atau 33,46%. Pengapalan rajutan pada bulan itu menghasilkan devisa US$1,77 juta.

Adi menjelaskan, pengapalan barang-barang rajutan Bali mampu berkontribusi 2,58% dari total ekspor sebesar US$45,90 juta selama November 2017. Atau menurun US$1,79 juta (3,76%) dibanding bulan sebelumnya yang tercatat US$47,69 juta.

Namun, total ekspor Bali tersebut dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya meningkat US$1,69 juta, atau 3,84%. Lantaran ekspor Bali pada November 2016 hanya mencapai US$44,20 juta.

Adi menambahkan, Bali selama November 2017, mengapalkan komoditas pakaian jadi bukan rajutan senilai US$5,128 juta. Angka ini turun US$1,06 juta, atau 17,22% dibanding bulan sebelumnya yang mencapai US$6,195 juta.

"Perolehan devisa tersebut dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya juga merosot 219.485 dolar AS atau 4,10 persen, karena bulan November 2016 pengiriman aneka jenis pakaian hasil sentuhan tangan-tangan terampil prajin Bali menghasilkan 5,348 juta dolar AS," ujar Adi. [tar]

Komentar

x