Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Februari 2018 | 21:36 WIB
 

KLHK Beberkan Potensi Bisnis Baru Kehutanan

Oleh : - | Jumat, 2 Februari 2018 | 14:11 WIB
KLHK Beberkan Potensi Bisnis Baru Kehutanan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Potensi pemanfaatan hutan dan pasokan bahan baku industri pada 2045, dapat menghasilkan devisa US$97,51 miliar/tahun setara 8,9 kali devisa 2017. Hal ini dapat terwujud melalui konfigurasi bisnis baru kehutanan, yaitu industri berbabis hasil hutan bukan kayu, pengembangan agroforestry, ekowisata, jasa lingkungan, dan bio energi.

"Potensi pemanfaatan hutan ini merupakan bentuk penerapan Nawacita dari sektor kehutanan, yang ditandai dengan indeks kualitas lingkungan hidup harus lebih baik yang artinya kualitas air, udara dan land cover juga harus lebih baik," ujar Bambang Hendroyono, Sekretaris Jenderal KLHK, Kamis (1/2/2018).

Ia juga menyampaikan, perlu kerjasama dengan berbagai pihak, terutama pelaku industri bidang kehutanan untuk melaksanakan pemerataan ekonomi dari sektor kehutanan sambil mendorong produktifitas hutan Indonesia. KLHK menurutnya telah melakukan beberapa perbaikan regulasi yang telah disepakati dengan para pelaku usaha, di mana hal ini juga mampu mendorong terciptanya good governance.

Selain hasil hutan kayu, Indonesia sedang menggalakkan produksi hasil hutan bukan kayu, untuk agroindustry yang digarap bersama-sama dengan pertanian dimana alokasinya adalah sekitar 20% untuk tanaman kehidupan, sebagian lainnya untuk ekowisata, dimana salah satu yang cukup berhasil adalah kawasan ekowisata di Danau Toba dan juga Kalimantan Timur yang mengembangkan wisata alam orangutan, bekantan dan hutan pantai, ekowisata seperti jasa tata kelola air. Indonesia juga memiliki potensi biomassa yang sangat besar. [*]

Komentar

 
x