Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Februari 2018 | 21:35 WIB
 

Indonesia Masih Aman dari Ancaman Asap Karhutla

Oleh : - | Sabtu, 3 Februari 2018 | 11:11 WIB
Indonesia Masih Aman dari Ancaman Asap Karhutla
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Memasuki bulan kedua di 2018, masyarakat masih terlindungi dari ancaman asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hingga 2 Februari 2018 tadi malam, tidak terdeteksi asap dan kualitas udara masih dalam kategori baik dengan nilai PM10 (8,98- 19,28 ug/m).

"Tidak ada hotspot (0 titik) yang terpantau Satelit NOAA dan TERRA AQUA (NASA) confidence level 80% atau lebih sampai tadi malam per jam 20.00 WIB, untuk seluruh Indonesia. Sementara Satelit Terra Aqua (LAPAN) confidence level 80% atau lebih menunjukkan 3 titik yang terdapat di Sumatera Barat," jelas Raffles B Pandjaitan, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sabtu (3/2/2018).

"Untuk seluruh hotspot yang terpantau, kami sudah memerintahkan untuk dilakukan cek lapangan (groundcheck)," tambahnya.

Dengan demikian, selama 1 Januari - 2 Februari 2018 berdasarkan Satelit NOAA, menunjukkan total 59 titik, sedangkan pada periode yang sama tahun 2017 sebanyak 91 titik, berarti terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 32 titik (35,16 %). Penurunan jumlah hotspot sebanyak 26 titik ( 27,08 %) juga ditunjukkan oleh pantauan

Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level ?80%, dimana tahun ini total sebanyak 70 titik, sedangkan pada periode yang sama tahun 2017, sebanyak 96 titik.

Tim Manggala Agni KLHK terus melakukan patroli mandiri dan sosialisasi di provinsi-provinsi rawan Karhutla, seperti di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, informasi dari lapangan, dilaporkan adanya pemadaman lanjutan oleh Manggala Agni Daops Pekanbaru, di Desa Air hitam, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru (02/01/2018). Luas kebakaran diperkirakan 10 Ha, dengan jenis tanah gambut, dan vegetasi ilalang, namun saat ini api telah berhasil dipadamkan. [*]

Komentar

 
x