Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 07:02 WIB

Perta Arun Genjot Laba Bersih Tahun Ini

Oleh : - | Senin, 5 Februari 2018 | 03:29 WIB
Perta Arun Genjot Laba Bersih Tahun Ini
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bogor - PT Perta Arun Gas, anak usaha PT Pertamina Gas memproyeksikan laba bersih US$27 juta sepanjang 2018. Atau setara Rp359 miliar.

Apabila Perta Arun Gas yang bergerak di bisnis regasifikasi LNG dan operator fasilitas kilang LNG Arun di Lhokseumawe, Aceh, berhasil maja ada peningkatan laba bersih dibandingkan 2017 yang mencapai US$24,59 juta.

"Berasal dari proyeksi penambahan pengolahan gas terkait rencana pengembangan fasilitas kilang LNG Arun," kata Direktur Operasi dan Teknik Perta Arun Gas, Budiyana di Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/2/2018).

Ia mengatakan, penambahan fasilitas pengolahan rencananya dilakukan setelah adanya pengembangan fasilitas LNG hub atau terminal di kilang LNG Arun.

"Target ditingkatkan karena ada pengembangan di LNG Hub. Kalau Hub jalan, kan bisa naik. Kargo LNG yang regas tidak semata-mata untuk PLN saja, kalau Hub jalan bisa dari LNG manapun," kata Budiyana.

Menurut Budiyana, adanya peningkatan kemampuan kilang dalam menerima LNG menjadikan volume pengolahan atau regasifikasi ditargetkan meningkat jadi 43.963 BBTU dibandingkan realisasi tahun lalu 42.132 BBTU.

Sementara itu, untuk volume kargo LNG target perusahaan sebenarnya 16 kargo dari kilang Tangguh, Papua, namun itu juga bisa berubah dan berpotensi meningkat. "Kargo tetap, target ditentukan di awal tahun tapi kargo juga masih sementara, apalagi kalau hub jadi," kata dia.

Kinerja Perta Arun tahun lalu cukup positif dengan tercapainya berbagai rencana, bahkan melebihi target. Misalnya, pasokan gas ke beberapa konsumen gas selain PT PLN (Persero), diantaranya ke PT Kertas Kraft Aceh (Persero) dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Selain itu realisasi produksi sulfur mampu mencapai 8.417 ton. Untuk kondensat sebesar 772.294 BBLS.

Budiyana menambahkan rencananya aktivitas regasifikasi Perta Arun Gas kemungkinan meningkat jika rencana perubahan penggunaan bahan bakar kapal pembangkit listrik Karadeniz Powership Onur Sultan atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) milik Turki yang disewa PLN jadi terealisasi.

Kapal tersebut memiliki 19 mesin di mana masing-masing mesin akan membutuhkan gas sekitar 5 MMSCFD. Jika jadi berubah, otomatis regasifikasinya akan dikerjakan Perta Arun Gas karena perusahaan telah menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan PLN untuk mengolah LNG milik PLN.

"Kami sudah HoA dengan PLN jadi regas kita itu milik PLN. Jadi kami hanya regasin saja. Satu enginee 5 MMSCFD, sementara mesin ada 19 targetnya harusnya akhir tahun kemarin tapi belum terealisasi," kata Budiyana. [tar]

Komentar

x