Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 02:52 WIB

Kadin: Ekspor CPO Seharusnya Bisa Lebih Besar Lagi

Senin, 5 Februari 2018 | 12:09 WIB

Berita Terkait

Kadin: Ekspor CPO Seharusnya Bisa Lebih Besar Lagi
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kalangan pengusaha mendukung sikap Presiden Joko Widodo agar kementerian lebih fokus untuk menggenjot ekspor, khususnya minyak mentah sawit (Crude Palm Oil/CPO).

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rosan P Roeslani bilang, perekonomian bakal lebih baik di tahun ini. Di sinilah kesempatan untuk menggenjot ekspor sesuai arahan Presiden Jokowi.

Menurut Rosan, banyak kalangan optimis bahwa perekonomian dunia membaik, ditandai dengan pulihnya harga komoditas. "Kebutuhan komuditas akan tumbuh, ingat 80% ekspor kita kan dari komoditas. Belum ajang Internasional, kami tidak mematok pertumbuhan seperti pemerintah 5,4% tetapi kisaran 5,3%," kata Rosan di Jakarta, Senin (5/2/2018).

Meski demikian, Rosan mengemukakan kondisi pertumbuhan dan ekspor Indonesia yang hanya bergantung pada komoditas tidak boleh berlarut-larut dibiarkan. Apalagi 40% produk ekspor ditopang oleh komoditas primer seperti tambang.

Menurutnya, negara lain hanya bertumpu pada komoditas pada kisaran 30% sampai dengan 50%. Negara lain juga sudah mulai mengoptimalkan ekspor manufaktur yang dimiliki.

Rosan menganggap produk lokal Indonesia belum kompetitif untuk bersaing bahkan dengan hasil industri produk negara jiran seperti Vietnam dan Malaysia.

Belum lagi persoalan Free Trade Agreement atau perjanjian dagang yang belum aktif dilakukan Indonesia. "Nilai ekspor CPO Indonesia ke Turki turun signifikan dari 360 juta dolar AS menjadi hanya US$60 juta dolar AS dalam 2 tahun. Karena Turki beralih ke Malaysia yang sudah menandatangi FTA," ujarnya. [tar]

Komentar

x