Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:19 WIB

Ekonomi Hanya Tumbuh 5,07%, Darmin Sebut Masih Oke

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 6 Februari 2018 | 00:39 WIB

Berita Terkait

Ekonomi Hanya Tumbuh 5,07%, Darmin Sebut Masih Oke
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution punya penilaian soal capaian pertumbuhan ekonomi 2017 yang hanya 5,07%. Lumayan baik ketimbang beberapa tahun sebelumnya.

"Tahun-tahun lalu angkanya lebih rendah. Tapi tahun (2017), sudah oke," kata Darmin kepada wartawaqn di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Darmin tak berkecil hati dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya sebesar 5,07%. Dia bilang, pemerintah sudah bekerja maksimal dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi sesuai target.

Asal tahu saja, target pertumbuhan ekonomi berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar 5,2%.

Darmin juga bilang, capaian pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,07% itu, disokong investasi dan ekspor yang meningkat tajam ketimbang 2016. "Kalau dilihat dari sisi pengeluaran terutama didukung oleh pertumbuhan investasi yang besar, kemudian ekspor," ujarnya.

Selain itu, mantan Direktur Jenderal Pajak menambahkan, dari sisi pengeluaran, pemerintah sudah melakukan optimalisasi. "Pengeluaran pemerintah walaupun belum tinggi sekali tapi tahun lalu kan negatif dia, tahun ini positif," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 hanya mampu mencapai 5,07%.

Angka tersebut tidaklah mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah dalam APBN-P 2017 yang sebesar 5,2%.

Namun angka pertumbuhan ekonomi ini lebih jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu yang sebesar 5,02%. "Pertumbuham ekonomi pada tahun 2017 mencapai 5,07% kalau dibulatkan menjadi 5,1%, tapi BPS tidak mau karena statistik sekecil apapun angka harus disebutkan," kata Kepala BPS Kecul Suhariyanto dalam konfrensi pers dikantornya, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Kata Kecuk hasil pertumbuhan tersebut tidaklah mencapai target yang dipasang pemerintah dalam APBN-P 2018 yang sebesar 5,2%, namun kata dia angka pertumbuhan ini jauh lebih baik sejak 2014 lalu.

"2014 pertumbuham ekonomi 5,01%, 2015 pertumbuhan ekonomi mencapai 4,88% turun dan 2016 pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,02%, jadi angka ini sudah cukup baik," katanya.

Kecuk pun berharap bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun-tahun mendatang akan tumbuh lebih baik lagi, apalagi sejumlah proyek infrastruktur milik pemerintah sedang digarap, sehingga diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi lagi. "Kita optimis pertumbuhan ekonomi kedepan makin bagus sejalan dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah," ujarnya. [ipe]

Komentar

x