Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 09:16 WIB

Tahun Lalu, Konsumsi Rumah Tangga Terpuruk

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 6 Februari 2018 | 04:29 WIB

Berita Terkait

Tahun Lalu, Konsumsi Rumah Tangga Terpuruk
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suharianto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Konsumsi rumah tangga pada 2017 melambat. Di mana pada 2016 berada di level 5,01%. Namun setahun berikutnya rontok menjadi 4,95%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suharianto mengungkapkan, pelambatan konsumsi sektor rumah tangga terjadi di kuartal IV-2017. "Memang sedikit terlambat di sana. Semuanya tumbuh tapi ada yang tumbuh tinggi dan ada yang tumbuh lambat," kata Kecuk Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Adapun pelambatan konsumsi rumah tangga terjadi di beberapa sektor. Antara lain kelompok makanan dan minuman, komponen pakaian, alas kaki, dan jasa perawatan.

Selanjutnya, kata Kecuk, komponen perumahan dan perlengkapan rumah tangga secara kumulatif tumbuh 4,26%. Namun, apabila dibandingkan dengan 2016 memang terjadi perlambatan, nilainya 4,60%. "Kita berharap konsumsi rumah tangga makin bagus, syaratnya daya beli harus terjaga," ujar dia.

Ke depan, kata Kecuk, konsumsi rumah tangga diyakini bakal meningkat sesuai target yang sudah ditentukan, yakni di atas 5%.

"Bisa enggak di atas 5 persen lagi, menurut saya bisa. Sejak triwulan II tahun ini, persentase pendapatan yang ditabung meningkat. Artinya keluarga mengah keatas menahan sebagian belanja. Karena itu pendapatan yang di konsumsi menajadi akan turun," ujar dia.

Kecuk mereview angka konsumsi rumah tangga, kemungkinan sulit bergerak di atas 5%. Bisa jadi malah stagnan alias diam di tempat. "Saya pikir ini nggak stagnan. Betul 4,95% itu kecil karena ada liburan dan lainnya," kata Kecuk. [ipe]

Komentar

x