Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 September 2018 | 07:03 WIB

Bea Cukai Batam dan Polda Kepri Ungkap Sabu 66 Kg

Selasa, 6 Februari 2018 | 17:18 WIB

Berita Terkait

Bea Cukai Batam dan Polda Kepri Ungkap Sabu 66 Kg
(Foto: beacukai)

INILAHCOM, Batam - Petugas Bea dan Cukai Cargo Bandara Internasional Hang Nadim semula curiga saat memeriksa dua koli paket barang kiriman tujuan Jakarta dengan mesin x-ray pada Selasa (16/1/2018). Benar saja, dari pemeriksaan ditemukan sabu seberat 66 kilogram.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan fisik, petugas mendapatkan masing-masing koli berisi 16 paket sabun detergen merek Boom Power. Di dalam setiap paket berisi 3 sampai 4 bungkus teh China yang di dalamnya berisi serbuk kristal putih, diduga merupakan sabu (Methamphetamine) dengan total jumlah sebanyak 62 bungkus dan berat total 66 Kg.

"Kami pun berkoordinasi dengan Polda Kepri, untuk melakukan control delivery ke tempat alamat tujuan di Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta," jelas Susila Brata.

Di Bandara Soekarno-Hatta, lanjut Susila, Bea Cukai Batam dan Polda Kepri melakukan koordinasi dengan Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Bea Cukai Soekarno-Hatta, dan Polres Bandara Soekarno-Hatta dalam rangka RPE (raid plan and execution). Tim gabungan mengikuti paket berisikan sabu tersebut, mulai dari gudang kargo domestik, hingga diambil agen clearance dokumen, dan akhirnya sampai di tangan penerima barang, yaitu L di Ruko Taman Surya, Cengkareng.

"Tak berhenti sampai di sana. Ketika L sudah kami amankan, ia dihubungi seseorang berinisial N dari Batam yang memintanya untuk menyerahkan barang tersebut ke pihak ekspedisi PT DC, pada Rabu (17/1/2018) untuk disimpan di gudang PT DC di Pancoran. Ternyata barang tersebut akan diambil oleh dua orang tersangka, yaitu B dan Z pada Jumat (19/1/2018)," ungkapnya.

Di akhir pelaksanaan control delivery ini, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa 66.043 gram sabu, 3 buah handphone, dan 2 orang tersangka yang dijerat pasal pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1), pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. [*]

Komentar

Embed Widget
x