Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Juli 2018 | 00:44 WIB

Proyek Kereta Cepat Pasti Molor, Ini Kata Komutnya

Oleh : M Fadil Djaelani | Kamis, 8 Februari 2018 | 18:30 WIB
Proyek Kereta Cepat Pasti Molor, Ini Kata Komutnya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Progress mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, saat ini, kurang dari 10%. Dipastikan proyek senilai Rp68,7 triliun ini molor dari rencana pada 2018 sudah rampung.

Menanggapi ini, Komisaris Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Sahala Lumban Gaol, mengungkapkan, molornya proyek patungan antara pemerintah Indonesia dengan China ini, lantaran sejumlah masalah. Salah satu yang cukup berat adalah pembebasan lahan.

Dia mengakui, proses penyelesaian rencana tata ruang wilayah nasional (RTRW) tingkat kabupaten/kota yang baru selesai pada April 2017 silam. Selain itu, penyelesaian penetapan lokasi (Penlok) oleh Pemprov DKI dan Jabar yang baru selesai Oktober 2017.

Lantaran masalah ini pencairan pendanaan dari China Development Bank (CBD) pun jadi ikut molor. "Jadi begini, pencairan dana itu kan selalu ada perjanjian persyaratan pencairan dana, sekarang kita lagi menyelesaikannya, (pembebasan lahan)," kata Sahala saat ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Sahala bilang, sampai saat ini, pembebasan lahan baru diselesaikan sekitar 54%, setelah 2 tahun groundbreaking. Sisanya akan dikebut sampai April 2018. "Salah satu persyaratannya adalah pembebasan lahan berapa persen, salah satunya kita sudah mendekati itu. Yang sudah kita kuasai itu 54 km," sambung Sahala.

Informasi saja, pencairan dana pinjaman dari CDB masih memerlukan kelengkapan dokumen-dokumen, termasuk RUPS KCIC dan PSBI. RUPS kedua konsorsium itu sendiri sejatinya bakal dilakukan awal Februari ini. [ipe]

Komentar

x