Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:25 WIB

Bea Cukai Kudus Amankan Tembakau dan Rokok Ilegal

Kamis, 8 Februari 2018 | 20:01 WIB

Berita Terkait

Bea Cukai Kudus Amankan Tembakau dan Rokok Ilegal
(Foto: BeaCukai )

INILAHCOM, Kudus - Petugas Bea Cukai Kudus menggeledah sebuah bangunan di Kelurahan Kajeksan, Kudus dan menemukan tumpukan tembakau iris sigaret yang tidak dilengkapi dokumen pelindung cukai. Dua hari hari kemudian petugas kembali melakukan penindakan terhadap sebuah mobil mengangkut rokok ilegal tanpa pita cukai.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Imam Prayitno menjelaskan kronologi penindakan yang dilakukan petugas Bea Cukai Kudus. "Pada Jumat (2/2/2018) petugas menggeledah sebuah gudang di daerah Kajeksan, Kudus. Petugas menemukan tembakau iris sigaret di dalamnya yang tidak dilengkapi dokumen cukai sebanyak 24 karung dengan berat total kurang lebih 840 Kg. Nilai barangnya mencapai Rp46,2 juta," ungkap Imam.

Imam menambahkan, hanya berselang dua hari dari penindakan tersebut petugas kembali menemukan sebuah mobil yang kedapatan membawa rokok ilegal tanpa pita cukai sebanyak 120 ribu batang dengan perkiraan nilai mencapai Rp85,8 juta. "Penindakan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya pengiriman Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok ilegal menggunakan sebuah mobil di daerag Tanggulangin, Kudus," ujar Imam.

Dari kedua penindakan yang telah dilakukan petugas Bea Cukai Kudus, petugas berhasil mengamankan barang bukti senilai Rp132 juta dan berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai Rp52,8 juta. Petugas juga mengamankan barang bukti untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum di bidang Cukai.

Untuk lebih memaksimalkan pengawasan terhadap potensi peredaran rokok ilegal, Bea Cukai Kudus tidak hanya akan meningkatkan penindakan namun juga akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya rokok ilegal. "Kami akan terus melakukan penindakan terhadap rokok ilegal dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Diharapkan ke depannya, masyarakat lebih paham dan patuh terhadap ketentuan yang belaku," tambah Imam. [*]

Komentar

x