Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 10:25 WIB
 

Perkuat Kapabilitas Bisnis Fin-Tech

Luhut Kaji Ulang Dana Proyek Kereta Cepat JKT-BDG

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 9 Februari 2018 | 01:05 WIB
Luhut Kaji Ulang Dana Proyek Kereta Cepat JKT-BDG
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan akan meninjau ulang anggaran proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Luhut menilai proyek yang awalnya sekitar US$5,9 miliar tersebut terbilang cukup mahal, sehingga perlu dikaji lebih jauh kembali. "Ya kita mesti lihat dari pendanaan, jadi saya suruh evaluasi lagi," kata Luhut di Kantornya, Kamis (8/2/2018).

Luhut menginginkan bahwa anggaran untuk mega proyek tersebut lebih feasible atau lebih layak, sehingga perlu ditinjau ulang. "Feasible tidak 140 kilometer (km) itu, karena yang kami tahu selama ini paling tidak kan 302 km, jadi bagaimana kita mengutak-atik ini," katanya.

Luhut menuturkan penghitungan ulang dana proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan disampaikan pada akhir minggu besok atau akhir bulan ini. Luhut akan berbicara dengan Kementerian BUMN terkait hal ini.

"Jadi lagi hitung khusus mengenai dana ini dan minggu depan akan bertemu sekali lagi. Saya akan minta ke Pak Sahala Lumban Gaol (Staf Khusus Menteri BUMN) untuk minggu depan melaporkan lagi. Karena tadi masih ada perbedaan pendapat tentang beberapa hal," katanya.

Asal tahu saja, total mega proyek tersebut sebesar US$5,9 miliar atau setara Rp76,8 triliun (kurs Rp13.300), 25% nya merupakan modal konsorsium dari BUMN dan China. Sisanya dari pinjaman CDB.

Dari 25% itu, pihak China Railway International Co Ltd yang dalam konsorsium akan menyuntikkan dana sekitar 40% atau sekitar Rp7,5 triliun. Sedangkan 60% sisanya dimodali oleh BUMN yang tergabung dalam PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) atau sekitar Rp11,5 triliun. [hid]

Komentar

x