Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 April 2018 | 13:09 WIB
 

Indef Beri Nilai 4 Calon Gubernur BI Begini

Oleh : M Fadil Djaelani | Sabtu, 10 Februari 2018 | 17:09 WIB
Indef Beri Nilai 4 Calon Gubernur BI Begini
Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Masa jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo berakhir Mei 2018. Presiden Joko Widodo menyiapkan sejumlah nama untuk diusulkan ke DPR. Kabarnya ada 4 nama yang ditimang Jokowi.

Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi, mengatakan, ada empat nama calon gubernur BI yang sudah masuk ke meja Presiden Joko Widodo. Mereka adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Keuangan periode 2013-2014 Muhammad Chatib Basri, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Gubernur BI saat ini Agus Martowardoyo.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira menilai, ke-4 calon tersebut memiliki kompetensi dan keunggulan yang sama baikknya. "Dari 4 nama itu sebenarnya secara kompetensi hampir sama dan punya keunggulan masing masing," kata Bhima kepada INILAHCOM, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).

Bhima lantas memaparkan satu-persatu calon. Pertama, Bambang Brodjonegoro dinilai memiliki kelebihan dalam hal birokrasi. Selain itu, pengetahuan moneter yang dimiliki Bambang terbilang cukup baik. Lantaran Bambang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan dan sekarang Kepala Bappenas. "Pak Bambang punya pengalaman lama di birokrasi, secara internal BI lebih mudah diterima jadi enggak butuh penyesuaian lama sementara," ujarnya.

Untuk Perry Warjiyo, penilaian Bhima, sama baiknya dengan Bambang Brodjonegoro. Untuk urusan birokrasi di BI, Perry jelas lebih unggul. Sementara Chatib Basri, menurutnya punya sisi akademisi yang lebih kuat dan market friendly.

"Karakter pak Chatib yang kuat dan bisa mendrive pasar juga dibutuhkan BI apalagi ditengah sentimen investor asing yang cenderung negatif beberapa bulan terakhir ini," kata Bhima.

Sementara untuk sang incumbent, Agus Martowardojo, Bhima menilai, kinerja dalam mengendalikan inflasi, tergolong bagus. Lantaran bisa menjaga inflasi di bawah target.

Namun begitu, kata Bhima, Agus Marto memiliki kekurangan yakni lambatnya efektivitas transmisi kebijakan moneter. Yang dibuktikan dengan penurunan 7 days repo rate yang belum sepenuhnya diikuti penurunan suku bunga kredit perbankan. [ipe]

Komentar

 
x