Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 17:21 WIB

Pertamina Cilacap Bikin Listrik di Dusun Terpencil

Oleh : - | Senin, 12 Februari 2018 | 01:29 WIB
Pertamina Cilacap Bikin Listrik di Dusun Terpencil
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero), melalui Pertamina Refinery Unit IV Cilacap mengembangkan program energi baru terbarukan (EBT). Untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah terpencil.

Dalam rilis kepada media di Jakarta, Sabtu (10/2/2018), Pertamina Refinery Unit IV Cilacap melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pemberdayaan masyarakat memberikan bantuan berupa tenaga listrik dari teknologi Hybrid Energy One Pole (Heop). Bantuan listrik ini ditujukan kepada warga Dusun Bondan Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap, Jawa Tengah.

Bantuan teknologi HEOP ini, bermula ketika Pertamina RU IV Cilacap menyelenggarakan lomba inovasi teknologi pada akhir 2016. Di mana, salah satu pemenangnya adalah Mahasiswa STT PLN Jakarta yang mengembangkan teknologi Hybrid Energy One Pole (Heop).

Teknologi itu menggabungkan antara panel surya dengan kincir angin yang menghasilkan listrik. Kemudian teknologi ini dicoba untuk diimplementasikan oleh Serikat Pekerja Patra Wijayakusuma (SP-PWK) dengan Dusun Bondan terpilih sebagai pilot project.

Karena, listrik PLN belum masuk ke daerah itu dan tersedianya energi angin dan surya yang cukup, sehingga inovasi teknologi itu akan mampu menjawab kebutuhan listrik di daerah setempat.

Warga sangat antusias dengan adanya inovasi teknologi ini. Satu instalasi HEOP dipasang dan berhasil menerangi tiga rumah, masjid serta ruang pertemuan. Program ini dilanjutkan dengan memanfaatkan dana dari CSR sebesar Rp281 juta.

Saat ini, terdapat 15 titik instalasi Heop yang sudah didirikan yang masing masing dapat melayani penerangan untuk 3- 5 rumah, total ada 54 rumah yang sudah menikmati listrik. Selain itu, bagi rumah yang lokasinya cukup jauh dan tidak terjangkau teknologi Heop maka digunakan panel surya di atap rumahnya.

Untuk 14 rumah di dusun setempat, dibantu panel surya untuk menghasilkan listrik. "Dusun Bondan dijadikan sebagai kampung kincir, sebuah kawasan mandiri energi yang merupakan energi baru terbarukan (EBT). Sebab, kincir angin yang dipadu dengan sel surya dalam teknologi Heop tersebut," Unit Manager Communications & CSR Pertamina RU IV Cilacap, Binu Bowo lspramito.

Binu mengatakan, inovasi ini termasuk ramah lingkungan. Jadi, Pertamina tidak hanya membantu warga meninggalkan gelap menuju terang. "Melainkan juga mengampanyekan energi ramah lingkungan tanpa polutan," kata Binu.

Berdasarkan lokasinya, Dusun Bondan memang termasuk pelosok. Untuk menjangkau dusun ini, harus menggunakan perahu compreng atau kapal kecil dengan jarak tempuh sekitar 2,5-3 jam dari Dermaga Sleko, Cilacap.
Dusun Bondan dihuni sekitar 72 kepala keluarga (KK), yang hampir seluruhnya belum menikmati listrik. Sehingga pada malam hari, dusun ini begitu gelapnya.

Kalau pun ada penerangan, hanya terbatas. Sebagai upaya menerangirumah mereka, sejumlah warga menarik kabel dari desa lain untuk mengalirkan listrik PLN dengan Jarak hingga 5 kilometer (km).

Tetapi nyala lampu menjadi "byarpet" karena terlalu jauh Jaraknya. Sebagianwarga lainnya masih menggunakan pelita minyak tanah untuk penerangan di kala malam. [tar]

Komentar

x