Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 08:46 WIB
 

Peran BKP Dalam Pengentasan Kemiskinan

Oleh : - | Senin, 12 Februari 2018 | 07:03 WIB
Peran BKP Dalam Pengentasan Kemiskinan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Surakarta - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian pada tahun 2018 akan memfokuskan kegiatan pada upaya pengentasan kemiskinan melalui padat karya.

"Kita akan fokus dan berkontribusi nyata dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi saat memberikan sambutan dan arahan pada "Sinkronisasi Program dan Kegiatan BKP Tahun 2018" di Solo Jawa Tengah, Minggu malam (11/1/2018).

"Pengentasan kemiskinan dengan pola padat karya dilakukan di 1.000 desa di 100 kabupaten/kota" tambah Agung, dihadapan para Kepala Dinas/Badan yang menangani ketahanan pangan wilayah Barat.

Ditekankan oleh Agung, pengentasan daerah rawan pangan sebagai bagian dari penurunan angka kemiskinan dilakukan dgn cara penurunan angka stunting, dan optimalisasi kegiatan padat karya untuk menyerap tenaga kerja melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari, Kawasan Mandiri Pangan dan lainnya.

Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, Agung meminta agar
dinas ketahanan pangan daerah fokus pada tugas, fungsi dan perannya, melalui program/kegiatan yang sudah direncanakan.

Beberapa kegiatan yang perlu dilakukan diantaranya stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta Penguatan cadangan pangan daerah.

Agung juga memaparkan bahwa, BKP melaksanakan beberapa kegiatan, seperti penyediaan informasi harga pangan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, pelaksanaan serap gabah petani (Sergab) bersama TNI dan Bulog di tingkat kabupaten sampai tingkat lapangan khususnya di 17 provinsi sentra produksi padi.

Untuk kesuksesan kegiatan tersebut, Agung menekankan, agar Dinas dan instansi yang menangani urusan pangan melakukan upaya ekstra untuk mensukseskan pencapaian Swasembada pangan.

"Kita harus berjuang bersama, teman-teman lain sudah berjuang melaporkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi, mari kita bantu mereka dengan mengirimkan data perkembangan harga gabah dan beras di tingkat petani" tegas Agung.

Tags

Komentar

 
x