Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 November 2018 | 02:17 WIB

Waspadai Penipuan Modus Barang Kiriman Luar Negeri

Senin, 12 Februari 2018 | 15:50 WIB

Berita Terkait

Waspadai Penipuan Modus Barang Kiriman Luar Negeri
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bea Cukai mengimbau masyarakat waspada dengan modus penipuan barang kiriman dari luar negeri. Korban sering diminta mentransfer uang ke rekening pribadi pelaku kejahatan setelah dijanjikan barang lebih murah. Tidak jarang, pelaku meminta sejumlah uang untuk dapat mengeluarkan barang dari Bea Cukai.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Robert Leonard Marbun menyatakan Bea Cukai tidak menghubungi wajib bayar melalui telepon untuk menginformasikan jumlah bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang harus diselesaikan. Bea Cukai juga tidak pernah meminta seseorang untuk mentransfer melalui rekening pribadi.

"Semua prosedur yang berkaitan dengan impor barang menggunakan rekening negara, jika ada pungutan pajak seperti Bea Masuk, dan Pajak Dalam Rangka Impor maka akan langsung masuk ke kas negara," ungkap Robert.

Untuk itu Robert meminta kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur terhadap barang-barang dengan harga jauh lebih murah disbanding pasaran. "Jika kita ingin membeli suatu barang dari luar negeri, baiknya kita mengikuti prosedur yang berlaku. Saat ini, pemerintah telah menetapkan nilai pembebasan barang kiriman yaitu US$100, jika nilainya lebih dari itu baru dikenakan pungutan Bea Masuk dan PDRI," ujar Robert.

Pungutan yang dikenakan terhadap barang impor tentunya bukan tanpa alasan. Hal tersebut dilakukan untuk tetap dapat membatasi beredarnya produk-produk yang berpotensi mengancam kelangsungan industri dalam negeri, maupun mengancam kesehatan masyarakat.

Robert menambahkan, meski Bea Cukai melakukan pungutan tidak berarti barang kiriman dijadikan sektor penyumbang penerimaan negara. "Perhatian kami lebih tertuju terhadap pengendalian barang-barang impor sehingga untuk membatasinya kami mengenakan pungutan pajak jika nilainya melebihi US$100," tambah Robert.

Untuk semakin meningkatkan kemudahan bagi masyarakat dalam mengetahui status barang kirimannya, Bea Cukai telah menyediakan fasilitas pengecekan status barang kirimannya di situs www.beacukai.go.id/barangkiriman. Selain itu, bisa juga dengan menghubungi Contact Center Bravo Bea Cukai di nomor telepon 1500225," pungkas Robert. [*]

Komentar

x