Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 01:56 WIB

Jonan Bagikan Lampu Hemat Energi di Papua Barat

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 14 Februari 2018 | 13:36 WIB
Jonan Bagikan Lampu Hemat Energi di Papua Barat
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Papua Barat - Ignasius Jonan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Warabiai Sausapor dan Bandar Udara Werur, Papua Barat dan menyerahkan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Jonan menjelaskan bahwa lampu tersebut diperuntukkan satu box untuk satu rumah bisa menghasilkan listrik 4 (empat) lampu dengan daya 25 watts dan bisa untuk colokan Handphone. "Ini dibantu pemerintah melalui APBN kepada setiap rumah yang belum ada layanan kelistrikan," jelas Jonan Selasa (13/2/2018) di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat seperti mengutip dari laman resmi ESDM.

Total sebanyak 529 LTSHE diberikan kepada 12 desa (5 kecamatan) di kabupaten Tambrauw dengan rincian sebagai berikut: Kec. Syujak 9 unit, Kec. Miyah 17 unit, Kec. Kwoor 37 unit, Kec. Yembun 118 unit, dan Kec. Kebar 348 unit. Jonan juga menyerahkan secara simbolis 12 (dua belas) set LTSHE kepada perwakilan warga.

Jonan juga berpesan, karena luasnya pulau Papua, khususnya Kabupaten Tambrauw, diharapkan Pemda dapat mengusulkan ke Kementerian ESDM dan PT. PLN untuk dibangun pembangkit Off Grid. "Bisa untuk diusulkan dibangun PLTMH atau PLTS dan sebagainya untuk wilayah sekitar pembangkit, karena jika menunggu saluran transmisi PLN masih lama karena memerlukan biaya yang besar.

"Kalau misalnya di daerah yang sangat sulit, sangat terpencil dan PLN belum ada program, tolong Pak Bupati dan Pak Gubernur sampaikan usulan ke saya, kirim surat ke saya untuk ditambah LTSHE," tambah Jonan. dalam kesempatan tersebut Jonan didampingi Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana.

PLTM Warabiai Sausapor diperkirakan dapat menerangi sekitar 2500 sampai dengn 3000 rumah. PLTM ini berlokasi di Desa Jokte Kecamatan Sausapor Kabupaten Tambrauw. Kapasitas PLTM tersebut mencapai 1,6 MW (2 x 800 kW). PLTM terhubung dengan jaringan PLN (On Grid) dan mensuplai listrik utama ke PLN.

Pembangunan PLTM dimulai pada tahun 2013 - 2015, dan dilakukan uji coba pengoperasian pada awal tahun 2016. Pembangunan menggunakan dana APBD Kabupaten Tambrauw.

PLTM Warabiai kondisinya telah beroperasi melayani beban secara bergantian dengan PLTD milik PLN berkapasitas 250 kW. Saat ini, beban puncak Distrik Sausapor mencapai 170 kW, dilayani oleh PLTD pada pukul 18.00-06.00 WIT dan PLTM Warabiai pada pukul 08.00-12.00 WIT dan pukul 14.00-17.00 WIT.

Listrik yang dihasilkan dari PLTM ini dijual ke PLN dengan harga Rp 1.500/kWh. Adapun pengelola PLTM tersebut adalah Perusda PT. Tambrauw Bersinar Abadi.

Komentar

x