Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 17:19 WIB

Gorontalo Ekspor Jagung, Petani Nikmati Rp4 T

Oleh : - | Rabu, 14 Februari 2018 | 15:04 WIB
Gorontalo Ekspor Jagung, Petani Nikmati Rp4 T
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Gorontalo - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas ekspor 57.650 ton dari total 100 ribu ton jagung produksi Gorontalo dengan tujuan ke Filipina, Rabu (14/2/2018).

Mentan Amran mengucapkan rasa bersyukurnya karena Indonesia sudah mampu mengekspor. Padahal di 2015 lalu Indonesia masih melakukan impor 3,6 juta ton. "Dan hari ini, syukur Alhamdulillah, kita bisa ekspor jagung. Kita putar keadaan," kata Mentan Amran.

Saat melepas ekspor jagung, Mentan didampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf dan Wakil Ketua Komisi IV Roem Kono.

Menurut Mentan, ekspor jagung ini sesuai arahan Presiden Jokowi yang menginstruksikan bahwa pemerintah harus bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat dengan mendorong ekspor dan investasi.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan total nilai produksi jagung tahun 2017 dibanding tahun sebelumnya, ini mampu meningkatkan pendapatan sebesar Rp4 Triliun. Habibie juga menyatakan bahwa 75 persen masyarakatnya yang ada di Gorontalo mampu naik haji karena hasil jagung. "Di sini, sudah 75 persen masyakat naik haji dari jagung," kata Habibie.

Sementara Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf meminta agar produksi jagung yang dulu hanya 300.000 ton menjadi sekarang 1.552.136 ton tersebut tidak dipermainkan oleh siapapun. "Kita harus bela dan bantu petani", ujar ketua KPPU

Sebelum pelepasan ekspor ini, Menteri Pertanian bersama Gubernur Gorontalo dengan disaksikan oleh masyarakat telah melakukan panen di luasan hamparan 100 hektar dengan produksi 7.2 ton perhektar.

Gorontalo sendiri mempunyai potensi lahan pertanian seluas 198.655 hektar. Dengan rincian lahan sawah 14.298 ha dan luas bukan sawah 163.017 ha. Panen jagung di propinsi Gorontalo hampir tidak mengenal waktu dan musim. Ini dapat dilihat dari perkiraan panen 2 bulan ke depan dengan luas areal yang akan dipanen 82.263 ha. [*]

Komentar

x