Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Juni 2018 | 10:07 WIB
 

5 Blok Migas Masuk PSN, Blok Masela Riwayatmu Kini

Oleh : - | Senin, 19 Februari 2018 | 10:11 WIB
5 Blok Migas Masuk PSN, Blok Masela Riwayatmu Kini
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Lima proyek hulu migas masuk Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk Blok Migas Masela di Maluku. Informasinya, proyek yang pernah gaduh ini belum siap memasuki tahap konstruksi. Waduh.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Ego Syahrial mengatakan, pihaknya masih optimistis proyek hulu migas yang masuk PSN bisa terealisasi.
"Kita sebagai regulator harus fasilitas mempercepat agar semua on time. Kan sudah hasil revisi-revisi. Memang apa adanya, yang penting semua berjalan," ujar Ego dikutip dari Jawa Pos, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Berdasar Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017, ada lima proyek hulu migas yang masuk PSN. Pertama, Jambaran Tiung Biru di Blok Cepu, Jawa Timur. Kedua, Train 3 Tangguh di Papua Barat. Ketiga, Blok Masela di Laut Arafuru. Keempat, pengembangan lapangan Gendalo, Maha, Gandang, Gehem, Bangka, yang masuk ultra laut dalam (Indonesian Deepwater Development/ IDD) yang dikerjakan Chevron Indonesia dan Jangkrik di Blok Muara Bakau, Kalimantan Timur.

Kementrian Koordinator bidang Perekonomian bakal mengevaluasi seluruh proyek PSN. Di mana, seluruh proyek PSN yang belum masuk tahap konstruksi pada 2019, kemungkinan dicoret. Di mana, Jambaran Tiung Biru di Blok Cepu, Jawa Timur, sudah groundbreaking dan masuk tahap rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) untuk fasilitas pemrosesan gas. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2020.

Selanjutnya Proyek Jangkrik di Blok Muara Bakau, Kalimantan Timur yang telah berproduksi Juli 2017. Proyek Tangguh Train 3 di Papua Barat memasuki tahap konstruksi, yakni persiapan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC). Proyek berkapasitas produksi 700 mmscfd ditargetkan beroperasi di kuartal II-2020.

Adapula proyek ultra laut dalam (Indonesia Deepwater Development/IDD) untuk Lapangan Bangka, sudah berproduksi. Sementara Lapangan Gendalo dan Gehem yang dikerjakan Chevron Indonesia, masih tahap studi kelayakan pekerjaan keteknikan dan desain proyek.

Khusus proyek Lapangan Abadi di Blok Masela, hingga kini, masih dalam tahap proses revisi rencana pengembangan lapangan (PoD) pertama. Tahapan ini, terdiri atas beberapa pekerjaan seperti proses pengadaan desain awal (pre-FEED) dan Analisis Dampak Lingkungan (amdal) oleh Inpex. [ipe]

Komentar

 
x