Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 01:52 WIB

KESDM Siap Diskusikan Insentif 26 WK Migas

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 20 Februari 2018 | 05:03 WIB
KESDM Siap Diskusikan Insentif 26 WK Migas
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar - (Foto: inilahcom/Eusebio CT)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian ESDM mengumumkan Penawaran 26 Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas) tahun 2018.

Wilayah Kerja tersebut dengan rincian 24 WK Migas Konvensional dan 2 WK Migas Non Konvensional, dimana seluruhnya menggunakan skema Kontrak Bagi Hasil Gross Split.

"Sesuai janji kami bahwa pertengahan Februari launching first bid round untuk tahun ini akan kami laksanakan, dan kami penuhi janjinya," ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengawali sambutan usai diumumkannya penawaran WK oleh Plt. Dirjen Migas, Ego Syahrial, Senin (19/2/2018) seperti mengutip laman resmi Kementerian ESDM.

Pada pengumuman penawaran kali ini hadir puluhan perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Indonesia, baik KKKS skala besar/menengah hingga KKKS skala kecil, nasional maupun internasional, antara lain dari PT Total E&P Indonesie, PT Medco Energy, Mubadala Petroleum, Petronas, PT Eni, Lion Energy, Petrochina, PT Pertamina, PT Saka Energi Indonesia, dan Bumi Siak Pusako.

Arcandra mengungkapkan, dirinya berharap setidaknya 50% dari keseluruhan WK yang ditawarkan akan diminati investor. Untuk itu, pihaknya membuka lebar kesempatan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam diskusi yang berkaitan dengan lelang WK Migas ini.

"Jika kami dapat membantu sesuai kapasitas kami, silahkan beritahu kami, saya terbuka terhadap diskusi, review, pembicaraan terkait insentif, gross split, jika anda butuh berbicara kepada saya, silahkan datang," terang Arcandra.

Kepada seluruh KKKS yang hadir Arcandra berpesan untuk dapat melihat data lebih dalam lagi, dan jika berminat agar dapat mengajukan dokumen lelang secepatnya. "Kalau sudah ada minatnya silahkan ajukan secepatnya, yang berhubungan dengan insentif dan lain lain itu (didiskusikan) setelah ambil dokumennya," kata Arcandra.

Arcandra juga menyatakan bahwa pihaknya siap menyediakan berbagai data yang dibutuhkan investor agar dapat mempelajari lebih dalam lagi. "Berapapun datanya, kalau ada multi-client data yang tersedia, kalau kita tahu nanti kita kasih tahu," tutur Arcandra.

Untuk 24 WK Migas Konvensional ditawarkan dengan dua cara, yaitu 5 WK ditawarkan melalui mekanisme Penawaran Langsung, sedangkan 19 WK sisanya di tawarkan dengan mekanisme Lelang Regular. Sedangkan 2 WK Migas Non Konvensional seluruhnya ditawarkan melalui mekanisme Penawaran Langsung.

WK Migas Konvensional yang ditawarkan melalui mekanisme Penawaran Langsung dengan wilayah terluas adalah WK East Seram yang berlokasi di onshore/offshore Maluku dengan total area sebesar 6.504,32 km2 dengan bonus tanda tangan minimal sebesar US$ 500.000.

Sedangkan WK Migas Konvensional dengan mekanisme Lelang Reguler terluas adalah WK Andika Bumi Kita yang terletak di offshore Jawa Timur, juga dengan bonus tanda tangan minimal sebesar US$ 500.000.

Untuk penawaran WK Migas Non Konvensional terluas adalah WK MNK (shale hydrocarbon) Sumut Tenggara yang terletak di onshore Sumatera Utara dengan total luas wilayah sebesar 2.888,36 km2 dan bonus tanda tangan minimal sebesar US$500.000.


Rincian Wilayah Kerja yang ditawarkan pada tahun 2018 adalah sebagai berikut:
1. South East Jambi dengan mekanisme penawaran langsung berlokasi di Onshore Jambi.
2. Citarum, mekanisme penawaran langsung, lokasi Onshore Jawa Barat dan Jawa Tengah.
3. East Ganal, mekanisme Penawaran Langsung, lokasi Offshore Selat Makasar.
4. East Papua, mekanisme penawaran langsung, lokasi Onshore Papua.
5. East Seram, mekanisme penawaran langsung, lokasi Onshore/Offshore Maluku.
6. South CPP, Lelang Reguler, Onshore Riau.
7. Nibung, Lelang Reguler, Onshore Jambi
8. Batu Gajah Dua, Lelang Reguler, Onshore Jambi.
9. Air Komering, Lelang Reguler, Onshore Sumatera Selatan.
10. Bukit Barat, Lelang Reguler, Offshore Natuna.
11. East Sokang, Lelang Reguler, Offshore Natuna.
12. Banyumas, Lelang Reguler, Onshore Jawa Tengah.
13. East Muriah, Lelang Reguler, Offshore Jawa Timur.
14. North Kangean, Lelang Reguler, Offshore Jawa Timur.
15. Andika Bumi Kita, Lelang Reguler, Offshore Jawa Timur.
16. Belayan, Lelang Reguler, Onshore Kalimantan Timur.
17. West Sanga-Sanga, Lelang Reguler, Onshore Kalimantan Timur.
18. Suremana I, Lelang Reguler, Offshore Selat Makasar.
19. South East Mahakam, Lelang Reguler, Offshore Kalimantan Timur.
20. Manakarra Mamuju, Lelang Reguler, Offshore Sulawesi Barat.
21. Karaeng, Lelang Reguler, Onshore/Offshore Sulawesi Selatan.
22. Ebuny, Lelang Reguler, Offshore Sulawesi Tenggara.
23. West Berau, Lelang Reguler, Offshore Papua Barat.
24. Cendrawasih Bay II, Lelang Reguler, Offshore Papua.

Komentar

x