Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 09:39 WIB

Didatangi DPR, Bulog Klaim Gula dan Beras Aman

Rabu, 21 Februari 2018 | 11:12 WIB

Berita Terkait

Didatangi DPR, Bulog Klaim Gula dan Beras Aman
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Palu - Direktur Keuangan Perum Bulog, Pardiman, menegaskan bahwa persediaan beras dan gula pasir di Palu, Sulawesi Tengah, mencukupi alias aman.

Hal itu disampaikan Pardiman di hadadpan rombongan Komisi IV DPR yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV, Roemkono saat berkunjung ke gudang beras Bulog di Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Timur, Selasa (20/2/2018).

Pardiman menjelaskan secara rinci persediaan beras, gula pasir dan beberapa komoditi pangan lainya. Khusus komoditi beras yang ada di gudang Bulog Sulteng, saat ini, totalnya mencapai 20.000 ton. Persediaan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang selama ini tercatat sebagai penerima rastra atau sekarang bantuan sosial (bansos) dalam beberapa bulan ke depan.

Sementara stok beras, khususnya yang ada di gudang Tondo Palu ada 2.500 ton dan gula pasir sekitar 189 ton. Semua stok beras yang ada digudang Bulog di Palu adalah hasil dari pengadaan lokal.

Dia juga menambahkan Bulog Sulteng saat ini juga telah menangani sejumlah komoditi pangan lainnya seperti jagung, kedelai, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, telur ayam dan daging.

Semua komoditi pangan yang ada di Bulog Sulteng dijual kepada masyarakat dengan harga dibawah harga pasaran atau sesuai harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan pemerintah.

Dalam menjual berbagai komoditi Bulog bekerja sama dengan rumah pangan kita (RPK), BUMDes, koperasi dan pedagang pengecer di pasar-pasar tradisional.

Pardiman juga mengatakan bahwa Bulog Sulteng pada 2017 telah menjadi Divre mandiri dalam hal pengadaan beras untuk kebutuhan sendiri.

Artinya tidak lagi menerima pasokan beras dari luar karena hasil pengadaan lokal telah melampaui kebutuhan penyaluran. Hadir dalam kunjungan kerja anggota Komisi IV DPR, Dirjen Perkebunan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Asisten II Setdaprov Sulteng, Elim Somba, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, Trie Iriayani Lamakampali dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Hazanudin Atjo. [tar]

Komentar

x