Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Juni 2018 | 04:27 WIB
 

Airlangga Sebut Prospek Cerah Bisnis Serat Optik

Oleh : M Fadil Djaelani | Rabu, 28 Februari 2018 | 18:50 WIB
Airlangga Sebut Prospek Cerah Bisnis Serat Optik
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bilang, prospek industri kabel serat optik dalam negeri sangat terbuka. Seiring pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan penggunaan produk lokal.

"Di era digital seperti sekarang ini, sistem komunikasi menuntut adanya efisiensi dalam pengiriman informasi dari narasumber ke penerima," kata Airlangga kepada media di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Hal ini mendorong pengembangan teknologi kabel baru untuk meningkatkan efisiensi dalam sistem komunikasi tersebut. Untuk itu, kabel serat optik menjadi produk yang paling banyak digunakan dalam teknologi komunikasi modern, saat ini, karena mampu mentransmisikan cahaya dengan frekuensi tinggi. Apalagi, pemerintah telah mencanangkan pengembangan proyek Palapa Ring.

"Proyek ini akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota atau kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, sedangkan kabel di daratan sejauh 21.807 kilometer," ungkap Airlangga.

Di samping itu, produksi kabel serat optik juga bisa menjadi tulang punggung dalam menopang implementasi sistem revolusi industri keempat atau Industry 4.0. "Apalagi sekarang era internet of everything, ujarnya. Sejumlah industri tengah bertransformasi untuk memanfaatkan teknologi digital dan internet dalam proses produksinya agar terintergrasi.

Peluang tersebut yang perlu dimanfaatkan oleh industri kabel serat optik dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini. Kemenperin telah mendorong melalui kebijakan penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pengoptimalan TKDN ini diharapkan pula dapat menggenjot kemampuan produksi industri dalam negeri, sehingga ikut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

"Kabel serat optik merupakan salah satu dari tujuh jenis produk yang berpotensi untuk dikembangkan melalui kebijakan penerapan TKDN, kata Menperin. Enam produk lainnya adalah telepon seluler, panel surya, televisi digital, IOT, lampu LED, dan smart card. "Dua jenis produk di antaranya, yaitu telepon seluler dan panel surya sudah diterapkan kebijakan TKDN," imbuh Airlangga. [ipe]

Komentar

 
x