Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 20:40 WIB

Investor Swedia Niat Bangun PLTS di Ternate, Buyar

Senin, 5 Maret 2018 | 09:03 WIB

Berita Terkait

Investor Swedia Niat Bangun PLTS di Ternate, Buyar
Kepala Dinas Perumahan Pertanahan dan Permukiman (Disperkim) Ternate, Rizal Marsaoly - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Ternate - Pemkot Ternate, menyesalkan sikap investor Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) asal Swedia yang terkesan tidak serius.

"Investor tersebut ketika datang ke Ternatepada beberapa waktu lalu begitu antusias untuk membangun PLTS berkapasitas 20 MB dan meminta Pemkot untuk menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan,"kata Kepala Dinas Perumahan Pertanahan dan Permukiman (Disperkim) Ternate, Rizal Marsaoly di Ternate, Maluku Utara, Minggu (4/3/2018).

Salah satu permintaan investor Swedia kepada Pemkot Ternate adalah penyediaan lahan seluas 20 hektar di Ternate Barat. Rencananya, PLTS akan dibangun di situ. Pihak Pemkot Ternate langsung menyiapkan lahan yang dibutuhkan sang investor.

Namun, menurut dia, setelah semua yang dibutuhkan investor disiapkan Pemkot Ternate dan mengirimkan datanya kepada mereka, ternyata tidak ada respon yang baik, bahkan ketika ditelepon pun tidak ditanggapi.

Pemkot Ternate sudah berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada investor yang berminat menanamkan modal di daerah ini, tetapi kalau ternyata mereka tidak serius, seperti yang ditunjukan investor asal Swedia tersebut maka tidak mau berkompromi maupun memberi peluang kalau suatu saat datang lagi.

Ia mengatakan, walaupun investor asal Swedia tersebut batal membangun PLTS di Ternate, tidak menjadi masalah. Karena, kebutuhan energi listrik yang disiapkan PLN setempat sudah cukup memadai.

Penyediaan listrik di Ternate yang dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Ternate yang terintergrasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Tidore, kini kapasitasnya sudah diatas kebutuhan masyarakat, sehingga dalam beberapa tahun kedepan dipastikan tidak akan mengalami krisis listrik.

Sebelumnya kalangan DPRD Kota Ternate menyarankan kepada Pemkot Ternate, agar selektif ketika menerima investor yang menyatakan minat menanamkan modal di daerah ini, karena tidak tertutup kemungkinan mereka itu sebenarnya tidak memiliki modal sama sekali. [tar]

Komentar

x