Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 25 April 2018 | 11:33 WIB
 

Setelah Skytrain, Bus Listrik Siap Antar ke Soetta

Oleh : - | Senin, 5 Maret 2018 | 10:12 WIB
Setelah Skytrain, Bus Listrik Siap Antar ke Soetta
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero/AP II) bekerja sama dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) bakal mengoperasikan bus listrik yang melayani Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Dalam rilis kepada media di Jakarta, Minggu (4/3/2018), President Director AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, bus listrik memiliki kapasitas 60 orang per unit, dan mampu melaju hingga 300km/jam dengan interval pengisian daya listrik 3 jam.

Dengan penggunaan bahan bakar berupa tenaga listrik murni (non-fossil fuel), moda transportasi tersebut merupakan moda transportasi yang ramah lingkungan.

Awaluddin bilang, isu lingkungan merupakan salah satu perhatian korporasi di mana Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 2014 telah mendapatkan Airport Carbon Accreditation pada level awal yaitu Mapping oleh Airport Council International (ACI).

Level Mapping merupakan pemetaan jejak karbon untuk mengetahui seberapa banyak emisi karbon yang ada di suatu bandara. Akreditasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat ditingkatkan ke level berikutnya yaitu adalah Reduction kemudian ke level Optimization dan level yang tertinggi yaitu Neutrality.

Berdasarkan data korporasi pada 2014, jumlah volume emisi karbon yang ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebanyak 137.145 ton yang berasal dari konsumsi listrik, BBM, gas, & aktivitas yang tidak dapat dikendalikan oleh bandara.

"Pengoperasian bus listrik tersebut di Soekarno-Hatta merupakan strategi dan langkah tepat dalam mereduksi emisi karbon khususnya yang berasal dari BBM dan penerapan konsep green airport serta sustainable environment seperti bandara-bandara kelas dunia lainnya", tambah Awaluddin.

Dia menuturkan, pihaknya berharap Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat meraih Airport Carbon Accreditation dari ACI pada level selanjutnya menjadi Reduction dengan dioperasikannya kendaraan bus listrik.

Awaluddin menjelaskan, kerja sama yang terjalin merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung karya anak bangsa. Dengan kerja sama ini, AP II menjadi BUMN pertama yang menggunakan kendaraan karya anak bangsa. "Melalui kerja sama ini, AP II resmi menjadi BUMN pertama di Indonesia yang akan menggunakan kendaraan karya anak bangsa yang inovatif di mana hal ini selaras dengan semangat dan komitmen korporasi untuk selalu mendukung karya anak bangsa," kata mantan direktur Telkom itu.[tar]


Komentar

 
x