Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Juni 2018 | 20:14 WIB
 

Optimisme PNPB ESDM 2018 Lewati Target

Oleh : - | Selasa, 6 Maret 2018 | 07:09 WIB
Optimisme PNPB ESDM 2018 Lewati Target
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ditargetkan Rp120,3 triliun. Atau 44% dari total PNBP sebesar Rp275,4 triliun sesuai APBN 2018.

Hanya saja, realisasi PNBP sektor ESDM diperkirakan bisa lebih tinggi dari target. Alasannya, asumsi harga minyak mentah (Indonesia Crude Price/ICP) yang ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar US$48 per barel.

Sementara realisasi ICP Januari 2018 mencapai US$65,6 per barel. Di mana, tren kenaikan harga ICP terjadi sejak Juni 2017. Demikian data yang dirilis Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (5/3/2018).

Peningkatan ICP yang terjadi sejak Juni 2017 hingga Januari 2018, berturut-turut sebesar US$43,7 per barel; US$45,5 per barel; US$48,4 per barel; US$52,5 per barel; US$54,0 per barel; US$59,3 per barel; US$60,9 per barel; US$65,6 per barel.

Berdasarkan kalkulasi awal saat penyusunan APBN 2018, setiap kenaikan rata-rata US$1 per barel ICP, diperkirakan meningkatkan potensi PNBP migas sekitar Rp3,1 triliun (ceteris paribus, apabila asumsi yang berpengaruhnya lainnya dianggap tetap).

Memerhatikan perkembangan harga tersebut, PNBP migas 2018 berpotensi naik dibandingkan rencana dalam APBN 2018. Pemerintah akan terus monitor dan mengantisipasi perkembangan tersebut.

Jika dilihat secara utuh, total penerimaan sektor ESDM termasuk pajak migas pada 2018 direncanakan sebesar Rp158,4 triliun, di mana sebesar 76% atau Rp120,3 triliun dari jumlah tersebut merupakan PNBP.

Rencana penerimaan sektor ESDM pada 2018 dimaksud, terdiri atas penerimaan migas sebesar Rp124,6 triliun mencakup PNBP migas sekitar Rp86,5 triliun dan PPh migas sebesar Rp38,1 triliun.

Selain itu, PNBP mineral dan batubara (minerba) sebesar Rp32,1 triliun, PNBP panas bumi sebesar Rp0,7 triliun dan penerimaan lainnya sekitar Rp1 triliun. Penerimaan sektor ESDM tersebut belum termasuk penerimaan dari perpajakan minerba, dan penerimaan sewa dan jasa lainnya. [tar]

Komentar

 
x