Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 04:44 WIB

Bisnis Apa yang Moncer di 2018? Ini Kata Aviliani

Oleh : M Fadil Djaelani | Rabu, 7 Maret 2018 | 17:09 WIB
Bisnis Apa yang Moncer di 2018? Ini Kata Aviliani
Ekonom sekaligus Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Aviliani - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pebisnis sektor infrastruktur, properti, consumer goods, pariwisata, dan kesehatan siap-siap mendapat omzet gede. Sektor tersebut diramal bersinar di 2018 yang bershio anjing tanah.

Ekonom sekaligus Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Aviliani mengatakan, sektor infastruktur adalah yang paling bersinar. Alasannya, banyak proyek pembangunan infrastruktur yang saat ini dilakukan pemerintah. Kondisi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Dengan banyaknya pembangunan infrastruktur yang merupakan program pemerintah, otomatis membutuhkan banyak tenaga kerja juga. Sehingga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Aviliani di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Sedangkan sektor pariwisata, lanjut Aviliani, tidak kalah bersinarnya. Bisnis yang berhubungan dengan pariwisata diprediksi bakal menjadi salah satu andalan bagi pertumbuhan ekonomi. "Pariwasata dan turunannya ini juga masih tumbuh. Masyarakat saat ini lebih menikmati leisure dan otomatis juga akan berwisata kuliner, terutama untuk kelompok menengah," ujarnya.

Sementara untuk sektor kesehatan, kata dia, kehadiran BPJS Kesehatan membuat sektor ini terus tumbuh. Pola hidup yang terus berubah, juga mendorong perusahaan farmasi untuk berekspansi ke bisnis makanan sehat.

Teknologi yang terus berkembang, kata Aviliani, juga akan mendorong perusahaan-perusahaan sektor komunikasi dan telekomunikasi untuk memperbesar bisnisnya. Hal ini terlihat dari jumlah perusahaan financial technology (fintech) yang meningkat dari 160 perusahaan menjadi 235 perusahaan di 2017.

"Sektor keuangan juga diprediksi berkembang terus. Di mana pada tahun 2030, 45% industri keuangan akan didominasi non-bank dan lebih banyak masuk dalam sekuritas, reksa dana, asuransi," ujarnya.

Sementara itu untuk sektor manufaktur, agrobisnis, dan mining (tambang) juga diprediksi akan bertumbuh meskipun tidak begitu signifikan. [ipe]

Komentar

x