Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 April 2018 | 04:02 WIB
 

Mentan Yakin Produksi Pangan Naik 50% per Tahun

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 8 Maret 2018 | 17:40 WIB
Mentan Yakin Produksi Pangan Naik 50% per Tahun
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan pihaknya yakin dapat meningkatkan produktivitas pangan. Bahkan meningkat 50% setiap tahun.

Hal ini disampaikan Amram untuk memenuhi tantangan dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) dalam peningkatan produktivitas pangan tiga persen setiap tahunnya. Amran mengatakan ada beberapa langkah yang akan dilakukan pihaknya.

"Jangka pendek mengoptimalkan lahan yang ada. Lahan tadah hujan, biasanya tanam satu kali, bagaimana menjadi dua kali atau tiga kali," kata Amran dalam acara acara Jakarta Food Security Summit 4 (JFSS4) di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Menurut Amran, pengoptimalan lahan dilakukan lantaran kondisi lahannya tadah hujan. "Itu jadi 50 persen lahan pertanian Indonesia yang menjadi lahan, tadah hujan," kata Amran.

Langkah berikutnya, lanjut Amran, adalah memberikan bibit padi yang unggu kepada petani. Itu dilakukan untuk meningkatkan produtivitas padi. Dimana sebelumnya produksi gabah nasional adalam lima ton per hektare.

"Saat ini kami punya varietas baru, Inpari ada juga IPB 3S yang dihasilkan IPB. Produktivitasnya yang IPB 3S bisa 13,4 ton per hektare. Yang dihasilkan oleh Kementan bisa sepuluh ton per hektare," kata dia menegaskan.

Amran dalam kesempatan ini juga merincikan, bahwa pihaknya saat ini sudah mengadakan bibit unggul tersebut untuk disebar di tiga juta hektare secara gratis. Bukan hanya itu, pupuk juga diberikan secara gratis untuk mengintervansi peningkatan produktivitas.

"Kemudian kami memberi alat dan mesin pertanian baru, meningkat kurang lebih dua ribu persen, mulai traktor, hand traktor, dan lain-lainnya ke petani secara gratis," jelas Amran.

Wapres JK sebelumnya meminta Kementan untuk meningkatkan produktivitas pangan paling sedikit tiga persen per tahun. Hal itu untuk mengejar pertambahan penduduk yang diprediksi pada 2045 akan mencapai 350 juta jiwa. [hid]

Komentar

 
x