Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 20:40 WIB

Pemerintah Buka Peluang Tambah Subsidi Pertamina

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 8 Maret 2018 | 18:41 WIB

Berita Terkait

Pemerintah Buka Peluang Tambah Subsidi Pertamina
Menteri Koordinator Peremonomian, Darmin Nasution - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah memutuskan tidak menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi atau BBM penugasan sampai 2019 nanti, meski harga crude oil (minyak mentah) dunia naik.

Menteri Koordinator Peremonomian, Darmin Nasution mengatakan hal ini musti dicarikan jalan keluarnya. Menurut dia, bila pemerintah tidak menaikan subsidi, maka Pertamina yang akan menanggung.

"Kalau harga crude oilnya (naik, red), ya pasti biaya naik. Pemerintah bisa saja diam tapi bisa kolaps mereka (Pertamina, red) kalau tidak ditambah subsidinya. Menaikkan subsidi Itu konsekuensi dari naiknya harga crude oil," kata Darmin usai menghadiri acara Jakarta Food Security Summit 4 (JFSS4) di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Darmin mengatakan pemerintah saat ini tengah mencarikan jalan keluar mengenai masalah ini. Salah satunya adalah membicarakan pada DPR. "Kalau melampaui jumlahnya, Ini sedang dibicarakan, apakah harus RDP atau raker. Itu konsekuensi logis bahwa subsidi harus naik. Subsidi naik dengan penerimaan migas yang surplus," kata dia.

Namun, jelas Darmin, hal tersebut belum final. "Saya bilang tadi itu akan dibicarakan dengan DPR, apakah harus melalui APBNP," ujar Darmin.

Sebelumnya, harga Indonesia Crude Price (ICP) berangsur naik. Pemerintah berencana menambah subsidi untuk BBM jenis Gasoil 48 Biosolar untuk tahun ini.

Adapun pergerakan ICP sejan bulan Juni 2017 terlihat cenderung naik. Berdasarkan data Kementerian ESDM peningkatan ICP sejak Juni 2017 hingga Januari 2018. [hid]

Komentar

x