Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 03:26 WIB

Tahun Politik Tahun Pencitraan, TDL Tak Naik

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 12 Maret 2018 | 06:09 WIB

Berita Terkait

Tahun Politik Tahun Pencitraan, TDL Tak Naik
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah memutuskan tidak ada kenaikan harga tarif dasar listrik (TDL) sampai dua tahun ke depan. Keputusan diambil lantaran daya beli masih anjlok, atau karena tahun politik?

Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignatius Jonas, membantah bahwa keputusan menahan TDL berkaitan dengan urusan politik.

Mengingat 2018 dan 2019 terdapat 3 hajatan politik terakbar yakni Pilkada Serentak, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Ekonom CSIS Yose Riza Damuri mengatakan, terlepas keputusan itu terkait politik ataupun tidak, namun langkah itu dinilainya tepat. Meningat saat ini daya beli masyarakat tengah turun.

"Terlepas dari motivasinya apa, saya pikir itu langkah yang baik, agak membantu. Karena selama ini kami lihat ada penurunan daya beli dan penurunan permintaan dari konsumen dan masyarakat," kata Yose di Jakarta, Minggu (11/3/2018).

Menurut Yose, apabila kenaikan TDL terjadi di tengah daya beli yang sedang melemah, hanya akan melahirkan disaster alias malapetaka sektor ekonomi.

"Permintaan (daya beli) sedang jatuh, sehingga apabila dibarengi dengan kenaikan biaya seperti listrik maka akan (terjadi) disaster," kata dia.

Menteri ESDM Ignasius Jonan pada Jumat (9/3/2018) telah menandatangani Keputusan Menteri ESDM Nomor 1395K/30/MEM/2018 tentang Harga Batubara untuk Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum.

Sesuai beleid baru tersebut, pemerintah menetapkan harga jual batubara untuk PLTU di dalam negeri sebesar US$70 per ton.

Harga batubara US$70 per ton tersebut berlaku surut sejak 1 Januari 2018 hingga 31 Desember 2019. Pemerintah menetapkan volume maksimal batubara dengan harga jual US$70 per ton, sebesar 100 juta ton per tahun.

Keputusan pemerintah itu diambil agar tarif listrik tidak mengalami kenaikan sehingga menjaga daya beli masyarakat dan industri. [ipe]

Komentar

x