Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 07:33 WIB

Ini Cara Pertamina Lahirkan Efisiensi Rp39,79 T

Senin, 12 Maret 2018 | 16:50 WIB

Berita Terkait

Ini Cara Pertamina Lahirkan Efisiensi Rp39,79 T
Gedung Pertamina - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Delapan tahun budaya berbagi pengetahuan tumbuh subur di PT Pertamina (Persero), menularkan virus positif. Apa itu?

Berdasarkan rilis kepada media di Jakarta, Senin (12/3/2018), terdapat peningkatan partisipasi pekerja dalam Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2018, sebagai wadah apresiasi bagi kegiatan perbaikan dan kualitas kerja melalui inovasi yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.

Tahun ini APQ Awards mengusung tema "Insan Mutu Bersinergi Mendukung Pelaksanaan 8 Prioritas World Class Pertamina dalam Mencapai Visi Perusahaan".

Sebanyak 3.051 risalah inovasi berhasil diselesaikan sepanjang tahun 2017, di mana 140 CIP (Continuous Improvement Program / Program Perbaikan Berkelanjutan) lolos di tingkat korporat, yang diikuti Unit Bisnis/Unit Operasi/Region dan Anak Perusahaan Pertamina.

Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik, menyatakan pentingnya budaya berbagi pengetahuan di perusahaan energi yang terintegrasi seperti Pertamina.

Pengetahuan yang berbasis pada pengalaman di lingkungan kerja merupakan asset perusahaan yang memiliki nilai penting dan harus didokumentasikan serta diterapkan di unit bisnis lainnya. "Sinergi ini terbukti mampu menciptakan value creation dan aset pengetahuan sebagai competitive advantage perusahaan," kata Elia Massa.

Di tengah dinamika bisnis migas yang sangat menantang, pekerja Pertamina dituntut lebih kreatif dalam berinovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan dalam kegiatan bisnis sehari-hari.

"Kami terus mendorong penyelesaian masalah pekerjaan dan ide inovasi dengan metode continuous improvement program yang berorientasi pada value creation atau penciptaan nilai tambah agar memberikan manfaat langsung bagi perusahaan, dan diharapkan para inovator-inovator muda ini menjadi agen perubahan,"kata Elia Massa.

Elia Massa menambahkan, secara berkelanjutan APQ Awards terus menghasilkan pencipataan nilai yang signifikan bagi perusahaan di mana dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada 2016, penciptaan nilai tercatat Rp26 triliun, sementara 2017 naik menjadi Rp39,79 triliun.

APQ Awards merupakan kegiatan tahunan yang melibatkan seluruh insan mutu Pertamina dan 12 Kategori penghargaan. Hasil Inovasi pekerja Pertamina tidak sekadar diterapkan di lingkungan perusahaan, tetapi juga telah diakui dalam forum inovasi internasional.

Beberapa diantaranya hasil inovasi tersebut juga telah mendapatkan hak paten. Adapun penghargaan yang pernah diraih selama tahun 2017 antara lain :

Sebelas Penghargaan di INST (International Invention Show & Technomart) Taiwan 28 -30 September yang diikuti oleh 5 Gugus (Kelompok) CIP. Tujuh Penghargaan di APQO (Asia Pacific Quality Organization) Manila, pada 23 -24 Oktober 2017 dan diikuti oleh 6 Gugus (Kelompok) CIP.

Tujuh Penghargaan di ICQCC (International Convention on Quality Control Circles) Manila, 25 -26 Oktober 2017 yang diikuti oleh 7 Gugus CIP. Sebuah Penghargaan di CIISC (Continual Improvement & Innovation Symposium Competition) Dubai, 13 November 2017. Sepuluh Penghargaan di SIIF Korea (Seoul International Invention Fair), 30 November-2 Desember 2017.

Penetapan Pertamina Standardization & Certification (PSC) sebagai Badan Sertifikasi yang terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Delapan karya inovasi yang telah mendapatkan paten dari Dirjen Hak dan Kekayaan Intelektual. [ipe]

Komentar

x