Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 14:41 WIB
 

Menkeu Prediksi Rupiah Tertekan di 2018

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 12 Maret 2018 | 18:17 WIB
Menkeu Prediksi Rupiah Tertekan di 2018
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meramal nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bakal melemah sepanjang tahun 2018.

Dirinya pun mematok level mata uang garuda bakal dikisaran Rp13.500. "Nilai tukar mungkin agak sedikit melemah ya ke Rp13.500 per US$ untuk keseluruhan tahun," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Prediksi tersebut lebih tinggi dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang dipatok Rp13.400 per dolar AS.

Sementara itu, harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) juga akan mengalami perubahan sepanjang tahun ini dari yang dipatok sebesar US$48 per barel menjadi sekitar US$55 per barel-US$60 per barel. "Untuk lifting minyak tetap dijaga di 800.00 barel per hari, dan lifting gas tetap dijaga di 1.200 ribu barel setara minyak per hari," jelasnya.

Selain itu, untuk asumsi makro lainnya di APBN 2018 masih tetap berjalan sesuai dengan yang ditetapkan sejak awal. Seperti pertumbuhan ekonomi masih ditargetkan 5,4%, inflasi sebesar 3,5% dan tingkat bunga SPN 3 bulan turun menjadi 5%.

"Untuk 2018 evaluasi pelaksanaan APBN, pertumbuhan ekonomi kita tetap perkirakan di 5,4%. Kita terus berusaha menstabilkan harga, menjaga momentum konsumsi, dan akselarasi investasi dan ekspor," katanya.

Asal tahu saja akhir-akhir ini nilai tukar mata uang garuda terhadap dolar AS mengalami fluktuasi, bahkan sempat rupiah berada di level Rp13.700/dolar AS. [hid]

Komentar

 
x