Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Juni 2018 | 10:14 WIB
 

Darmin: Masa Depan Ekonomi RI di Tangan Sawit

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 14 Maret 2018 | 14:30 WIB
Darmin: Masa Depan Ekonomi RI di Tangan Sawit
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kelapa sawit sudah menjadi komoditas penting yang memengaruhi perekonomian Indonesia.

Artinya, kalau industri kelapa sawit dari hulu hingga gilir membaik, maka perekonomian rakyat dan negara juga baik. Demikian pula sebaliknya. Karenanya, apapun tantangan di sektor industri sawit harus dihadapi dan dicali penyelesaiannya.

"Kita semua harus mampu memberikan penjelasan, perlawan atau apapun itu dalam upaya menghadapi bukan hanya kampanye negatif tetapi juga propaganda yang tidak fair," demikian sambutan Darmin dalam Musyawarah Nasional X Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia (GAPKI) di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Saat ini, kata Darmin, pemerintah bersama dunia usaha harus bisa menjalin kerja sama dalam melawan kampanye negatif terhadap sawit Indonesia.

"Di dalam negeri, kita punya BPDP dan di luar negeri kita punya CPO Fund untuk membela kepentingan sawit Indonesia. Artinya melalui keberadaan kedua lembaga itu serta dukungan pemangku kepentingan sawit lain, hal ini menunjukkan kelapa sawit merupakan komoditas yang perlu kita kembangkan dan bela bersama, apapun itu tantangannya," papar Darmin.

Selanjutnya Darmin mengingatkan perlunya kesadaran dari petani untuk menggunakan bibit sawit unggulan. Agar produksinya bisa maksimal dan berdaya saing tinggi. "Kalau bibitnya baik, maka hasilnya akan baik," kata mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini.

Persoalan rendahnya produksi CPO saat ini, kata dia, karena terlalu banyaknya beredar bibit palsu. "Bibit palsu yang menurunkan produksi CPO pada kisaran 30-40% sayangnya, bibit palsu yang marak beredar, baru bisa diketahui remaja.

Darmin juga memastikan, pemerintah akan mengundang korporasi sawit besar untuk membantu pemerintah untuk penyebaran bibit-bibit sawit yang baik.

Ke depan, kita harus mampu mengubah perilaku menanam petani budidaya yang sangat individual dan subsiten salah satunya dengan bibit-bibit sawit yang baik.Jangan takut, ini tidak gratis. Pemerintah siap membeli bibit tersebut dari dunia usaha," papar mantan Dirjen Pajak ini.

Darmin juga mengapresiasi komiten dunia usaha dalam melakukan program pencegahan kekebaran hutan, Bahkan, para pengusaha berkomitmen untuk membantu membina para petani dalam radius 3 km dari konsesinya untuk membina para petani dalam pencegahan kebakaran.

Menurut Darmin ada banyak hal yang sudah pemerintah siapkan untuk mendorong industri sawit mempunya menetapkan standar ISPO."Kita ingin sawit menjadi industri kompetitif yang berkelanjutan. Kenapa Malaysia bisa kita tidak. Karena itu, marilah kita bekerjasama sama untuk memajukan sawit Indonesia," kata dia. [ipe]

Komentar

 
x