Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 April 2018 | 04:12 WIB
 

Rapat Multipihak Bahas Bentang Alam Berkelanjutan

Oleh : - | Kamis, 15 Maret 2018 | 14:50 WIB
Rapat Multipihak Bahas Bentang Alam Berkelanjutan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Boven Digoel - PT Tunas Sawa Erma (Korindo Group/PT TSE) sebagai salah satu investor perkebunan kelapa sawit di Boven Digoel, Papua, berkomitmen untuk menerapkan Perencanaan dan Pengelolaan Bentang Alam Berkelanjutan.

Dalam menerapkan perencanaan dan pengelolaan bentang alam ini, perlu melibatkan semua pihak. Apakah itu pemerintah, masyarakat dan LSM. Untuk itulah, semuanya harus duduk semeja untuk merumuskan masalah ini. Bahwa, fokus bentang alam, bukan hanya areal konsesi, harus dilihat sebagai daya dukung lingkungan dan sosial. Tentunya dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bentang alam tersebut.

Dalam rilis kepada media, Kamis (15/3/2018), USAID melalui Program LESTARI berkomitmen mengajak banyak para pihak, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, dan LSM untuk berpikir bersama dalam merencanakan pengelolaan bentang alam berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Alhasil digelarlah pertemuan multipihak yang membahas penerapan perencanaan dan pengelolaan bentang alam berkelanjutan yang diinisiasi PT Tunas Sawa Erma di Boven Digoel pada 28 Februari-1 Maret 2018.

Pertemuan ini dalam rangka mewujudkan pengelolaan bentang alam berkelanjutan di Kabupaten Boven Digoel, Papua yang mengedepankan prinsip kelola sosial, kelola Lingkungan dan kelola ekonomi yang berjiwa Boven Digoel.

Bupati Boven Digoel yang diwakili Wakil Bupati Boven Digoel, H Chairul Anwar, mengatakan, pendekatan pengelolaan bentang alam berkelanjutan menjadi prasyarat pembangunan di Kabupaten Boven Digoel.

"Prinsip kehati-hatian perlu menjadi perhatian seluruh pihak terutama pihak investor, masyarakat, dan pemerintah agar nilai-nilai penting yang ada di masyarakat dapat terjaga, keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup diperhatikan, sehingga ekonomi dapat meningkat," kata Chairul. [tar]

Komentar

 
x