Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 20:55 WIB

Dampak Proteksionis, Ekspor RI ke AS Merosot

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 15 Maret 2018 | 15:35 WIB

Berita Terkait

Dampak Proteksionis, Ekspor RI ke AS Merosot
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dampak atas kebijakan proteksionis pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap perdagangan, ternyata mulai dirasakan dampaknya terhadap nilai ekspor Indonesia ke negeri Paman Sam tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang bulan Februari 2018 nilai ekspor Indonesia ke AS mengalami kemerosotan sebesar 16,5%.

"Ekspor ada yang meningkat dan menurun, yang menurun ke Amerika Serikat (AS) sebesar 16,5%, India 15,3% dan Jepang turun sebesar 8,6%," Ungkap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Khusus untuk AS, Kecuk mengungkapkan penurunan nilai ekspor tersebut lantaran kebijakan proteksionis yang dilakukan oleh Presiden AS Donald Trump pada akhir-akhir ini, sehingga sedikit mengganggu gejolak perdagangan global.

"Kalau kita lihat memang perkembangan global sedikit mengkhawatirkan, terjadi proteksionisme yang tinggi sekali di AS, karena Donald Trump ingin segera menepati janjinya 'America First'," kata Kecuk.

Sayangnya Kecuk tak bilang jenis ekspor apa yang mengalami penurunan ke negara adidaya tersebut. Apakah produk baja dan alumunium yang akhir-akhir ramai diperbincangkan.

"Kalau baja dan alumunium ke AS sangat kecil sekali, sehingga tak ter-record didata kami, kami hanya merecord 10 produk ekspor yang besar-besar saja nilainya," katanya.

Dari data BPS terlihat nilai ekspor Indonesia ke AS pada bulan Februari 2018 memang mengalami penurunan, pada bulan tersebut nilai ekspor RI mencapai US$1,28 miliar turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$1,54 miliar.

"Ekspor kita terpaku pada 3 negara utama Tiongkok, AS, Jepang. Kedepan kita perlu memperluas pasar ekspor non tradisional dan mengembangkan diversifikasi produk ekspor yang bisa menghasilkan nilai tambah," saran Kecuk. [jin]

Komentar

Embed Widget
x