Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 12:30 WIB

Munas GAPKI ke-10 Aklamasi Pilih Joko Jadi Ketum

Oleh : - | Sabtu, 17 Maret 2018 | 01:09 WIB
Munas GAPKI ke-10 Aklamasi Pilih Joko Jadi Ketum
Joko Supriyono - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Joko Supriyono kembali memimpin organisasi sektor hulu kelapa sawit, GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) periode 2018-2023.

Joko terpilih secara aklamasi setelah meraih suara terbanyak dalam Munas GAPKI ke-10 di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (16/3/2018). Usai pemilihan, Joko menggarisbawahi besarnya dukungan pemerintah terhadap industri kelapa sawit Indonesia. Sehingga, Gapki akan terus bekerja sama dengan pemerintah dalam memajukan sektor kelapa sawit nasional.

Kerja sama atau partnership dengan pemerintah, kata dia, semakin perlu dilakukan mengingat tujuan dan tantangan ke depan. Partnership dengan pemerintah perlu dilakukan, menurutnya, pertama untuk memperkuat pasar ekspor kelapa sawit. Pasar ekspor harus terus diperluas dan diversifikasi. "Ketika bicara perluasan pasar dan penanganan hambatan pasar pasti harus G to G, maka perlu kerja sama dengan pemerintah," katanya.

Selain kerja sama dengan pemerintah, Joko juga menekankan bahwa program GAPKI ke depan yang sangat penting adalah peningkatan produktivitas perkebunan rakyat.

Seperti disampaikan saat pembukaan Munas, GAPKI komitmen dengan peningkatan produktivitas perkebunan rakyat. "Jadi, ini dua program spesifik program untuk lima tahun ke depan," katanya.

Yaitu, memperbaiki iklim usaha dalam negeri dan mengamankan pasar ekspor luar negeri. Terkait dengan kampanye negatif, menurutnya, kampanye tersebut selalu mempunyai latar belakang dan kepentingan.

Joko meminta, para pegiat kampanye negatif untuk melihat data dan fakta di lapangan secara komprehensif. Informasi yang disampaikan seharusnya lebih fair. "Jangan menggeneralisir satu kasus kecil sebagai wajah kelapa sawit yang sesungguhnya," katanya.

"Kita ajak publik atau masyarakat untuk bisa memilah mana informasi yang benar dan mana yang hoax," lanjut pria yang hobi kesenian wayang kulit ini. [ipe]

Komentar

x