Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 08:34 WIB
 

DPR Minta KPK Usut Permainan Izin Impor Bawang

Oleh : - | Sabtu, 17 Maret 2018 | 11:12 WIB
DPR Minta KPK Usut Permainan Izin Impor Bawang
Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat mendesak Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan permainan dalam perizinan bibit bawang putih di Kementerian Pertanian.

Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, di Jakarta, Jumat (16/3/2018), menegaskan, kestabilan pangan termasuk pembibitan, menjadi salah satu perhatian Presiden Joko Widodo.

Tanpa adanya kestabilan pangan, lanjut dia, berbagai gejolak dari masyarakat dapat bermunculan. Karenanya, pelanggaran hukum yang terjadi di sektor pangan harus diseriusi penegak hukum, baik Polri ataupun KPK.

"Mabes Polri dan KPK harus mampu membongkar penyalahgunaan pemberian perizinan yang mungkin terjadi di lingkungan Kementerian Pertanian. Tangkap oknum yang ditemukan bermain, termasuk pejabatnya bila terbukti menyalahgunakan penberian izin impor," tegas Sahroni.

Ia pun mengapresiasi dibongkarnya mafia penyelundupan bawang putih dengan modus bibit bawang putih oleh Kemendag. "Ketegasan Menteri Perdagangan patut diacungi jempol walaupun pasti berbuntut `kemarahan` dari para mafia yang diduga juga melibatkan oknum-oknum pemerintahan," kata anggota Fraksi Partai NasDem ini.

Sebelumnya diberitakan adanya temuan Kemendag atas delapan kontainer, atau kurang lebih 5 ton bawang putih impor ilegal. Izin impornya adalah bibit bawang putih namun ternyata berisi bawang putih yang siap dijual di pasar.

Direktur Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Veri Anggriono Sutiarto memaparkan, Kementerian Perdagangan tengah menelusuri perizinan dan asal muasal hasil temuan bawang putih impor yang diduga ilegal dan tak memenuhi peraturan wajib administrasi. "Kami sudah tarik 5 ton bawang putih ilegal dari Pasar Induk Kramat Jati. Ada delapan kontainer yang kami inventarisasi, yang masuk," kata Veri, Senin (12/3/2018).

Ia menduga, bawang putih impor ilegal tersebut telah didistribusikan dan menyebar ke berbagai kota lainnya baik di Pulau Jawa hingga Sumatera.

Disebutkan, hasil penelusuran diperoleh, importir tersebut terbukti memiliki izin impor bibit bawang putih dari Kementerian Pertanian sebanyak 300 ton. Jumlah ini jauh lebih besar dari kebutuhan bibit yang diperlukan untuk menanam lahan sesuai kewajiban importir tersebut.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri Irjen Setyo Wasisto meyakinkan pihaknya akan mendalami temuan Kemendag atas penyalagunaan impor bibit bawang. "Nanti saya perintahkan wakil satgas untukturun tangani selidiki kasus itu. Kasus ini masih di dalami sama Kemendag. Kalau ada unsur pidananya, saya perintahkan untuk diusut," katanya. [tar]

Komentar

x