Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 14:19 WIB

Bidik Pasar Eropa Timur, RI Tempel Kroasia

Senin, 19 Maret 2018 | 10:11 WIB

Berita Terkait

Bidik Pasar Eropa Timur, RI Tempel Kroasia
(Foto: kemlu.go.id)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Indonesia membidik pasar Eropa Tengah dan Timur melalui Kroasia. Disampaikan Direktorat Eropa III Kementerian Luar Negeri dalam rilis kepada media di Jakarta, Minggu (18/3/2018).

Kemudahan akses perdagangan ke Eropa Tengah dan Timur melalui pelabuhan Kroasia, menjadi pokok bahasan dalam Forum Konsultasi Bilateral (FKB) pertama RI-Kroasia di Zagreb, Kroasia.

Dalam forum konsultasi itu, pemerintah kedua negara membahas peluang kerja sama di bidang perdagangan, pertahanan, pariwisata, pendidikan dan hubungan antarmasyarakat.

FKB RI-Kroasia yang pertama itu diawali dengan penandatanganan Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas RI-Kroasia, yang dilakukan Dirjen Amerika dan Eropa Kemlu RI, M Anshor dan Asisten Menteri Bidang Konsuler, Kementerian Luar Negeri Kroasia, Ivica Glasnovi.

Dirjen Amerika dan Eropa, M Anshor, selaku Ketua Delegasi RI, menegaskan, pentingnya mencari kemudahan akses pengiriman kargo produk ekspor dari Indonesia ke Eropa melalui jalur Selatan dan Utara Eropa. Dan hub pelabuhan Kroasia menjadi salah satu alternatif dari pilihan yang ada.

Pemerintah Indonesia juga berkeinginan untuk menjajaki kerja sama dalam kerangka Three Seas Initiative yang digagas Polandia dan Kroasia untuk kemudahan akses bagi produk-produk yang masuk ke Eropa Tengah, Timur dan Tenggara melalui pelabuhan di selatan (Rijeka dan Ploce, Kroasia) dan di utara (Polandia), meliputi negara-negara Eropa Timur yang dikelilingi daratan dan yang berbatasan dengan Laut Hitam.

"Dampak penggunaan hub termaksud pada masalah efisiensi waktu pengiriman produk ekspor Indonesia dan kemudahan lainnya yang mendorong daya saing," ujar Anshor.

Total perdagangan bilateral RI-Kroasia mencapai US$62,88 juta pada 2016 dan naik tipis menjadi US$66,53 juta pada 2017. Selanjutnya dalam forum itu, delegasi RI dan delegasi Kroasia membahas langkah-langkah konkret untuk kerja sama di bidang pertahanan, pariwisata dan pendidikan.

Delegasi Indonesia juga menyampaikan kembali penawaran pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia kepada Pemerintah Kroasia yang pada 2015 telah menyatakan keinginan untuk membeli produk tersebut. [tar]

Komentar

x